fajarnews

Dampak Kemarau, 27 Desa di Majalengka Dilanda Krisis Air Bersih

Redaksi : Andriyana | Selasa, 12 September 2017 | 00:42 WIB

ABR
Daerah yang mulai mengalami kekurangan air bersih tersebut terutama berada di kawasan utara Kabupaten Majalengka, seperti Kecamatan Ligung, Kertajati,Jatitujuh, Kadipaten dan Palasah

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Sebanyak 27 desa/kelurahan yang tersebar di sembilan kecamatan, dilaporkan mulai mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Daerah yang mulai mengalami kekurangan air bersih tersebut terutama berada di kawasan utara Kabupaten Majalengka, seperti Kecamatan Ligung,Kertajati,Jatitujuh, Kadipaten dan Palasah.

Sedangkan di kawasan Selatan baru sebagian desa yang berada di wilayah Kecamatan Bantarujeg.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka, Yayat Nurhidayat menyebutkan, berdasarkan laporan yang disampaikan oleh kepala desa/lurah, saat ini ada 27 desa/kelurahan yang mulai mengalami kesulitan air bersih sebagai dampak musim kemarau.

”Dua puluh tujuh desa/kelurahan itu tersebar di sembilan wilayah kecamatan,dengan jumlah  warga terdampak sebanyak 6253 jiwa, ungkapnya, Senin (11/9).

Meski demikian kata Yayat ,pihaknya belum dapat memastikan apakah daerah yang dipalorkan itu benar-benar dlam kondisi  kekurangan air bersih.

Sebab untuk memastikan kebenaran dari laporan yang disampaikan oleh setiap daerah,pihaknya belum melakukan pengecekan secar menyeluruh.

“Kalau dari laporanya  warga  di daerah itu mulai krisis air bersih ,tetapi masih perlu dilakukan croscek  sebelum dilakukan penanganan,” katanya.

Dijelaskanya, berdasarkan crosscek yang telah dilakukan pihaknya, baru Desa Leweunghapit, Kecamatan Ligung yang sudah dipastikan mengalami krisis air bersih.

Di desa tersebut diketahui  ada tiga blok yang warganya mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

“BPBD telah mengambil tindakan untuk Desa Leweunghapit dengan mengirim bantuan air bersih,sedangkan untuk desa lainya masih dalam tahap pengecekan,bila  laporan yang disampaikan sesuai maka tindakan yang sama juga akan dilakukan,” jelasnya.

Berdasarkan  laporan yang masuk ke BPBD Majalengka,di Kecamatan Ligung diporkan ada dua desa  yang mengalami krisis air bersih,yakni Desa Leweunghapit dan Kedung Kencana.

Kecamatan Kertajati ada enam desa, yakni Desa Mekarjaya, Sukakerta, Babakan, Pasiripis, Paku Bereum dan Kertawinangun.

Di Kecamatan Palasah tiga desa, yakni  Desa  Palasah, Panjalin Kidul dan Sepat, Kecamatan Bantarujeg  masing-masing Desa Cinambo, Cikidang, Gununglarang dan Silihwangi.

Kecamatan Majalengka, krisis air bersih dilaporkan dialami warga yang berada di Kelurahan Babakan Jawa, Cibodas dan indangkasih.

Sedangkan untuk Kecamatan Jatitujuh, ada enam desa yaitu Desa Pangkalan pari,Jatitujuh, Jatitengah Putridalem,Babajurang dan Sumber Kulon. (ABR)

Loading Komentar....
loading...