fajarnews

Tujuh Artis Preman Pensiun Hibur Warga Kuningan

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Minggu, 10 September 2017 | 23:38 WIB

Ali
Ubed membawa gerobak cilok diikuti teman-teman artis preman pensiun lainnya pada Karnaval Hari Jadi ke-519 Kabupaten Kuningan, Minggu (10/9).*

Fajarnews.com, KUNINGAN - Berbagai tampilan pakaian hias, mobil hias serta atraksi kesenian tradisional maupun budaya modern dalam pawai karnaval memeriahkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-519 Kuningan.

Ada berbeda pada pawai karnaval tahun ini, di mana masyarakat Kabupaten Kuningan yang menonton di sepanjang Jalan Siliwangi dari depan Pendopo Kuningan hingga Taman Kota, histeris dan berebut untuk foto bersama para artis Preman Pensiun.

Tidak tanggung–tanggung, ada tujuh artis dalam sinetron tersebut terjun ikut berjalan kaki di sepanjang jalur karnaval dalam barisan dari PDAU Kabupaten Kuningan.

Ketujuh artis itu yakni Cecep (preman Terminal Cicaheum), Ubed (mantan copet yang jadi tukang cilok), Baba (penodong), Jupri (tukang sepatu), Resti (gadis penipu), Saep (raja copet) dan Boim (preman Terminal Cicaheum).

Lebih ‘gokil’nya lagi, Ubed yang berperan sebagai tukang cilok, di depan panggung kehormatan sengaja memberikan cilok kepada Bupati Kuningan, H. Acep Purnama sebagai tanda kenang–kenangan.

Ternyata ketujuh artis tersebut datang dengan cuma–cuma, hanya demi menghibur masyarakat Kabupaten Kuningan. Jika dipatok harga, mereka per orangnya biasa sekitar Rp 15 juta, sedangkan saat ini hanya dibiayai dengan uang transportasi dan penginapan saja dari PDAU Kabupaten Kuningan yang dipimpin oleh Imam Gozali.

Direktur PDAU Kuningan Imam Gozali mengaku sengaja mendatangkan para artis preman pensiun demi menghibur masyarakat Kabupaten Kuningan. Dikarenakan dirinya ada kedekatan dengan salah satu pemeran preman pensiun, maka dirinya berani mendatangan para artis tersebut.

“Alhamdulilah, kami bisa menghibur masyarakat Kuningan pada pawai karnaval ini dengan menghadirkan para artis preman pensiun. Dan kebetulan Cecep pemeran preman Terminal Cicaheum adalah teman saya, jadi kita bisa mendatangkan mereka,” ujar Imam.

Bagi Imam, gebrakan dengan mendatangkan artis dalam pawai karnaval tahun ini, bisa menjadi pemicu kemajuan PDAU Kabupaten Kuningan yang dia pimpin saat ini. Dan PDAU bisa dikenal oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan.

Sementara Cecep pemeran preman Terminal Cicaheum yang ikut pawai karnaval mengaku senang bisa berpartisipasi dengan seluruh rekan–rekannya, dan bisa mengenal masyarakat kuningan. “Luar biasa ternyata antusias masyarakat terhadap kami sangat tinggi,” ujar Cecep, diamini Resti.

Sekadar menginformasikan bahwa peserta yang ikut dalam karnaval tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, yaitu mencapai 102 peserta yang 74 di antaranya sudah terdaftar, sedangkan sisanya terdiri dari berbagai komunitas memilih di bagian akhir karena hanya berpartisipasi.

Nampak di panggung kehormatan di depan pos polisi taman kota, Kapolres Kuningan, AKBP. Yuldi Yusman, , Dandim 0615 Kuningan, Arief Hidayat, Ketua DPRD Kuningan Rana Suparman, Ketua TP PKK, Hj. Ika Purnama, dan tamu khusus Puti Guntur Soekarno Putri, serta tamu undangan lainnya.

Pawai yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut diawali dengan marchingband dari Satpol PP Kabupaten Kuningan diikuti oleh rombongan Bupati Kuningan bersama jajaran Muspida serta para kepala SKPD dengan berjalan kaki menuju panggung kehormatan.

Kemudian rangkaian karnval disambung dengan para peserta karnaval selain terdiri dari semua SKPD mulai dari kantor, dinas, badan, BUMD, kecamatan, lalu organisasi, sekolah, perguruan tinggi dan unsur lain swasta lainnya.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat kuningan yang berpartisipasi dalam kegiatan karnaval tahun ini. Dirinya melihat terbangunnya rasa persatuan dan kesatuan dan kecintaan terhadap kuningan atau lemah cai-nya.

“Semoga dengan karnaval ini masyarakat Kuningan terhibur, sehingga dapat lebih mencintai dan mendukung pembangunan Kuningan,” kata Acep. (Ali)

Loading Komentar....
loading...