fajarnews

Majalengka Perlu Memiliki Museum Budaya

Redaksi : Andriyana | Minggu, 27 Agustus 2017 | 23:51 WIB

ABR
Haji M.Taufan Ansyar bersama para seniman dan budayawan Majalengka usai cara dialog seni di warung poliltik

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Kabupaten Majalengka memiliki kekayaan seni budaya yang tak kalah dengan daerah lainya. Seni budaya warisan leluhur itu perlu dilindungi. Oleh karenanya kedepan Majalengka perlu memiliki museum budaya.

Hal itu dikatakan H. M Taufan Ansyar pada acara dialog budaya dengan sejumlah budayawan dan seni Majalengka di warung Pulitik, Sabtu malam (26/8).

“Saya akan bangun museum budaya untuk aktifitas budayawan dan tetap terpeliharanya aset-aset seni budaya Majalengka. Kita tahu bahwa seni budaya Majalengka itu sangat kaya dan perlu dilindungi. Sebut saja seni tradisional seperti kuda renggong, ujungan, wayang kulit, dan lainnya,” katanya.

Sedangkan para budayawan, kata bakal calon bupati Majalengka 2018-2023 dan yang berkecimpung di dalam seni ini harus mempunyai wadah atau tempat agar bisa terus menggekspesikan dan terus menjaga kearifan lokal tersebut.
Pelestarian dan pengembangan seni budaya tersebut lanjutnya perlu ditunjang dengan anggaran yang mumpuni.

”Kita  kita akan berdayakan seni dan budayawan Majalengka,” ucapnya ketika menjawab pertanyaan tentang pengembangan dan pelestarian budaya Majalengka.

Menurut Taufan, kesenian yang ada jangan hanya ditampilkan saat acara seremoni atau hajatan saja. Tetapi harus dikemas juga untuk menarik wisatawan ke Majalengka seiring akan hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati.

Misalnya saja Talaga Manggung, kita gali potensi seni budaya disana dan pada setiap kunjungan wisatawan harus kita tampilkan kesenian lokal tersebut yang menjadi kearifan lokal disana. Bukan tidak mungkin wisatawan akan lebih tertarik kepada keseniannya bahkan akan kembali datang.

“Kita kumpulkan penggiat-penggiat wisata di Majalengka dan kita gali potensi wilayah masing-masing kita tampilkan seni budaya masing-masing di musium budaya seperti konsep yang telah saya buat. Kita agendakan dialog budaya, ngobrol bareng, pameran atau hiburan masyarakat untuk mendongkak wisatawan Majalengka akan tetapi tetap menjaga kearifan lokal Majalengka guna menunjang terwujudnya pembangunan manusia yang berkepribadian dalam kebudayaan, “jelasnya.

Ia menambahkan,dirinya akan mendorong para seniman dan budayawan untuk mengembangkan kreatifitas, inovasi, yang selanjutnya menumbuhkembangkan rasa kecintaan terhadap budaya sendiri dan menjada kearifan lokal tanpa tergerus oleh budaya dari luar dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

”Generasi muda kita akan tetap tahu dan perduli dengan kebudayaan sendiri dan tidak terasing dari akar budayanya. Seniman atau sanggar seni maupun budayawan akan bisa meningkatkan kreatifitasnya di musium budaya ini,” pungkasnya. (ABR)

Loading Komentar....
loading...