fajarnews

Polisi Tangkap Mucikari Rumah Bordir Bersama Enam Pasangan Mesum

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 25 Agustus 2017 | 07:45 WIB

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Kepolisian Sektor (Polsek Patrol) mengamankan seorang mucikari perempuan Pekerja Sek Komersial (PSK) dari rumah tempat pelacuran (bordir) bagi pria hidung belang, Tar (50) warga Desa Patrol Kabupaten Indramayu saat melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat), Kamis (24/8).

Tar diamankan petugas bersama enam pasangan mesum dari rumah bordir di Blok Patrol Tuben, Desa/ Kecamatan Patrol Patrol, Kabupaten Indramayu yang tak lain milik Tar. 

Keterangan yang diperoleh fajarnews.com menyebutkan, diamankannya Tar bermula dari kegiatan jajaran Polsek Patrol yang menggelar oeperasi pekat. Dimana polisi mendatangi sebuah rumah di Blok Patrol Tuben, Desa patrol Kecamatan Patrol Patrol, Kabupaten Indramayu yang tak lain milik Tar.

Di tempat itu petugas melihat beberapa kamar sengaja disewakan. Bahkan pemilik juga menyediakan PSK untuk melayani pria hidung belang. Dalam operasinya, petugas mendapati enam pasangan terdiri dari PSK serta pria yang sedang 'menyamar' di tempat bordir ini.

Tar diduga telah melakukan perbuatan memudahkan orang lain untuk berbuat cabul. Perihal ini dibenarkan Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin melalui Kapolsek Patrol AKP Wawan Suhendar saat dikofirmasi perihal penangkapan tersebut.

Dikatakannya, kegiatan oeperasi penyakit masyarakat itu dilaksanakan jajarannya pada Rabu (24/8) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

"Modus operandi Tar yaitu sengaja menyewakan kamar kepada tamu dengan tarif atau sewa setiap kamar sekali pakai dua puluh ribu rupiah. Selain mengamanakan Tar serta enam pasangan, kita juga menyita barang bukti berupa sprei dan bantal warna merah serta uang puluhan ribu," katanya.

Pihaknya hingga kini masih meminta keterangan dari enam pasangan mesum termasuk Tar pemilik rumah bordir untuk menjalani pemeriksaan. Dan karena perbuatannya, Tar terancam pidana penjara karena melanggar Pasal 296 KUHP tindak pidana memudahkan perbuatan cabul orang lain dan dijadikannya mata pencaharian. (Agus Sugianto)

Loading Komentar....
loading...