fajarnews

Hindari Kendaraan di Depannya, Pelajar Indramayu Tabrak Tembok Gudang hingga Tewas

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 22 Agustus 2017 | 10:15 WIB

Agus Sugianto
Anggota Polres Indramayu mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Seorang pelajar asal Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Wawan (16) tewas usai sepeda motornya menabrak tembok di Jalan Raya Desa Muntur Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

Sepeda motor Yamaha Vega ZR milik Wawan dengan Nopol B 6861 BBW itu hilang kendali hingga kemudian kendaraanya menabrak tembok di depan gudang cipto.

Keterangan yang berhasil dihimpun fajarnews.com, Senin (21/8) menyebutkan, peristiwa itu bermula saat korban Wawan (16) berboncengan dengan Nova (15). Ketika itu, korban melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta.

Korban yang hendak berangkat sekolah tersebut, tiba-tiba saja di lokasi kejadian dikagetkan dengan melihat kendaraan yang ada di depanya.

Nahas ketika mencoba menghindari kendaraan tersebut dengan mengambil arah kiri motor yang dia kendarai hilang kendali hingga kemudian menabrak tembok.

Akibat benturan keras tersebut, Wawan tidak sadarkan diri dan mengalami luka yang serius hingga kemudian nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Sedangkan Nova mengalami luka luka, kedua korban kemudian dievakausi ke Rumah Sakit Bhayangkara oleh petugas dan warga yang mengetahui peristiwa tersebut.

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin melalui Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Asep Nugraha.

Menurutnya, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian.

"Untuk para korban kita sudah evakuasi ke RS Bhayangkara, sedangkan untuk kendaraan sudah diamankan di polsek setempat," ungkapnya.

Dia mengatakan, dari hasil keterangan sementara, peristiwa ini terjadi karena korban hilang kendali saat mencoba menghindari kendaraan yang lain, sehingga kemudian menabrak tembok.

"Pengemudi sepeda motor meninggal dunia dan yang diboncengnya mengalami luka luka dan sedang mendapatkan perawatan medis secara intensif," pungkasnya. (Agus Sugianto)

Loading Komentar....
loading...