fajarnews

Digerebek saat Main Kuclak, Tiga Pria Digelandang Polisi

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 21 Agustus 2017 | 10:15 WIB

Agus Sugianto
Bandar judi kuclak, Tak bersama dua rekannya ditangkap polisi saat menggelar judi kuclak.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Seorang pria lanjut usia (lansia) sekaligus bandar judi kuclak, Tak (55) warga Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, ditangkap petugas Polsek Losarang, Minggu (20/8).

Tak diamankan petugas bersama dua rekannya dalam penggerebekan operasi pekat di wilayah hukum Losarang. Kini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan penyidik setempat terkait kasusnya.

“Tersangka Tak (55) kita amankan beserta kedua rekannya ET (60), penduduk Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, dan WH (54) asal desa/Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu yang diketahui sebagai pemasang,” ungkap Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin melalui Kapolsek Losarang Kompol I Ketut Sumadana didampingi Kanit Reskrim Inspektur Satu H. Elfian Ali.

Dia mengatakan, penangkapan dan pengungkapan itu berawal saat jajaranya melakukan kegiatan rutin berupa operasi penyakit masyarakat (pekat) di wilayah hukum Kecamatan Losarang dalam rangka cipta kondisi.

Bersamaan dengan itu, kata dia, di tengah perjalanan petugas mendapatkan informasi adanya praktik perjudian yang dilakukan oleh sejumlah warga di sebuah pekarangan di Blok Kalisana, Desa Muntur ada sekelompok orang sedang menggelar permainan judi kuclak secara sembunyi-sembunyi.

Usai mendapat laporan itu, lanjut Iketut, petugas kemudian meluncur ke lokasi yang disebutkan. Tiba dilokasi dari jarak yang cukup jauh, terlihat ada sekelompok orang yang tengah asyik bermain judi kuclak dengan taruhan uang.

Petugas yang dipimpin Panit Reskrim Inspektur Satu H. Elfian Ali lalu menyebar untuk melakukan penangkapan. Namun gerakan petugas ini diketahui para pemain. “Tiga dari beberapa pelaku berhasil kita amankan termasuk di antaranya adalah bandar judi kuclak,” katanya.

Sementara itu, kata I Ketut, dari tangan pelaku petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti di antaranya adalah satu set alat permainan judi kuclak atau dadu, kemudian satu lembar karpet bergambar bola serta uang pasang sebanyak Rp 1.070.000,00 dan satu Hp yang di gunakan oleh para pelaku.

“Barang bukti bersama pemainnya dibawa ke mapolsek setempat untuk menjalani pemeriksaan penyidik,” ungkapnya.

Atas perbuatanya, kata I ketut, para pelaku terancam hukuman penjara selam 10 tahun karena telah melanggar pasal 304 KUHpidanan tentang perjudian. (Agus Sugianto)

Loading Komentar....
loading...