fajarnews

PPN Kejawanan Akan Dikembangkan Seluas 55 Hektar

Redaksi : Andriyana | Kamis, 10 Agustus 2017 | 22:45 WIB

DRI
Nampak terlihat samping kanan bangunan Sentra Kuliner akan mendukung kawasan wisata bahari yang akan dikembangkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Kota Cirebon

Fajarnews.com, CIREBON - Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan yang memiliki luas 19,02 hektar direncanakan akan dilakukan pengembangan seluas 55 hektar.

Saat ini, PPN Kejawanan tengah menyusun dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) untuk pengembangan tersebut. Hal itu diakui Kasubag Tata Usaha PPN Kejawanan, Anam Tofani kepada fajarnews.com, Rabu (88).

Menurutnya, penyusunan dokumen Amdal tersebut ditargetkan rampung tahun ini. “Luas existing kita punya 19 hektar, akan dikembangkan 55 hektar ke bagian timur dan barat,” ungkapnya

Rencananya, pengembangan seluas itu diperuntukan untuk pembangunan kolam pelabuhan baru. Saat ini, PPN Kejawanan memiliki kolam pelabuhan seluas 5,5 hektar dengan kedalaman -3 LWS.

Selain itu, pengembangan juga akan diperuntukan untuk area industri perikanan dan area wisata bahari. Semuanya, kata dia, akan menjadi prioritas utama.

PPN Kejawanan saat ini masih mempunyai sekitar 6 hektar lahan existing kawasan industri, namun sudah banyak investor yang akan masuk dan tengah mengajukan proses ijin prinsip ke pusat. Di kawasan existing itu terdapat industri-industri pengolahan perikanan.

“Industri pengolahan perikanan seperti Cold Storage dan Pengalengan. Banyak juga investor yang mau masuk masih menunggu ijin prinsip dari pusat. Kami existing masih sekitar 6 hektar,” kata Anam Tofani.

Industri-industri pengolahan perikanan yang ada di kawasan Pelabuhan Kejawanan tersebut, lanjutnya, juga memproduksi yang berorientasi untuk pasar ekspor.

“Perusahaan ekspor, tapi lewat Jakarta. Kalau pelabuhan Cirebon melakukan pengembangan bisa untuk ekspor ya akan sangat mendukung. Jadi produk kami bisa ekspor lewat pelabuhan Cirebon,” ungkapnya.

Di area pelabuhan Kejawanan tersebut juga saat ini sudah terbangun beberapa bangunan Sentra Kuliner. Juga telah terbangun jalan industri sepanjang sekitar 400 meter.

Bangunan Sentra Kuliner ini sebagai salah satu pendukung rencana kawasan wisata bahari yang akan dikembangkan kedepan.

“Kawasan wisata bahari disini bagus karena ada pantai Kejawanan. Hanya saja penataannya belum maksimal. Rencana wisata bahari ini di Masterplan kami memang ada,” tambahnya. (DRI)


Loading Komentar....
loading...