fajarnews

Maruarar Sirait: Jangan Adu Domba Sutrisno-Karna

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 10 Agustus 2017 | 09:35 WIB

-
-

 

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Sudah sekitar 8 tahun pasangan Bupati dan Wakil Bupati Majalengka  Sutrisno-Karna (Suka) memimpin Majalengka. Selama itu keduanya sangat kompak dan solid.

Keduanya juga merupakan figur pemimpin yang ideal, dan telah membawa perubahan bagi Kabupaten Majalengka. Maka dari itu,jangan ada pihak-pihak yang sengaja mengadu domba agar hubungan keduanya tak harmonis.

Hal itu dikatakan Anggota DPR RI Maruarar Sirait  menjawab pertanyaan awak media tentang makin santernya kabar keretakan keduanya menjelang Pilkada Majalengka.

“Sutrisno-Karna adalah pemimpin yang solid, keduanya telah memberikan banyak perubahan pada Majalengka, jangan adu domba yang membuat keduanya tidak harmonis,” katanya di hadapan sejumlah wartawan, Selasa (8/8) malam.

Menurut  Maruarar, pasangan Sutrisno-Karna itu bisa dijadikan contoh bagi para kepala daerah di seluruh tanah air, karena selama dua periode memimpin Majalengka keduanya tetap kompak dan solid, dan telah membawa kemajuan bagi rakyat Majalengka.  

"Keduanya merupakan sahabat saya, senior saya, orang tua saya. Beliau mampu membangun Majalengka lebih baik dari sebelumnya. Duet politisi-birokrat terbukti mampu membawa perubahan dan dipercaya rakyatnya," ujar Ketua DPP Taruna Merah Putih ini.

Pria yang akrab disapa Bang Ara ini  menyebutkan, pasangan Sutrisno-Karna juga merupakan bupati dan wakil bupati yang dipilih rakyat dan sah secara konstitusional. Keduanya merupakan kombinasi yang sangat baik dan saling melengkapi satu sama lain.

"Kebetulan saya sudah lama mengenal mereka berdua, dengan waktu yang cukup panjang, sering berkomunikasi dengan mereka berdua. Jadi, jangan ada yang sengaja mebenturkan keduanya agar saling bergesekan," tegasnya.

Di bagian lain, putra politisi senior Sabam Sirait ini menyoroti masalah radikalisme yang mulai menyerang kaum muda baik mahasiswa maupun para pelajar. Untuk itu,semua elemen masyarakat perlu andil mencegah persoalan tersebut agar tidak menimpa mereka.   

"Nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga, dirawat dan diperjuangkan agar Pancasila yang merupakan living ideology bisa benar-benar diamalkan oleh semua lapisan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan negara-negara lain, pemimpin bangsa-bangsa lain juga sangat kagum dengan Pancasila yang digali oleh Bung Karno dari akar tradisi dan keyakinan masyarakat Indonesia itu sendiri. Kita perjuangkan terus Pancasila," jelasnya. (Abdur Rakhman)

Loading Komentar....
loading...