fajarnews

Minta Doa Restu, Ali Rachman Silaturahmi ke Pepabri

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 10 Agustus 2017 | 08:40 WIB

Hasan Hidayat
Ali Rachman (kiri kelima) bersama anggota Pepabri Kota Cirebon.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Bakal Calon Wali Kota Cirebon dari Partai Gerinda, Ali Rachman terus berupaya meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya di tengah-tengah masyarakat Kota Cirebon, guna meraih rekomendasi dari Partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Atas upaya tersebut, Ali Rachman didampingi tim suksesnya bersilaturahmi dengan persatuan purnawirawan dan warakawuri TNI/Polri DPC Cirebon, Rabu (9/8).

Ditemui seusai acara, Ali Rachman mengatakan, dirinya bersilaturahmi ke Pebabri karena orang tuanya semasa hidup merupakan anggota Pepabri Kota Cirebon, sehingga setelah sekian lama tidak bersilaturami, atas dasar rindu dan ingin menjalin kembali tali silaturahmi dengan kerabat orang tuanya, Ali Rachman datang langsung ke kantor DPC Perpabri Kota Cirebon di Jalan Kesambi Raya Kota Cirebon.

"Saya pernah mendapat kepercayaan ABRI, pada saat itu, untuk memimpin organisasi FKKPI Kota Cirebon sejak tahun 1994-2000, saya datang lagi ke sini untuk silaturahmi dan meminta doa restu dari orang tua," katanya.

Ketika disinggung apakah yakin mendapat rekomendasi dari Partai Gerindra, dirinya dengan tegas mengatakan yakin, karena diakuinya, dalam setiap keputusan yang ia ambil sudah tentu diiringi dengan keyakinan dan keoptimisan tanpa sebuah keraguan di dalamnya."Ya, saya optimis meraih itu (rekomendasi)," ungkapnya.

Ia menambahkan, Partai Gerindra tetap optimis bahwa akan mendapatkan mitra koalisi karena semua masih dinamis dan masih ada kurang lebih 9 bulan ke depan. Kemungkinan-kemungkinan yang terjadi akan dapat terwujud. Dengan pengalaman dirinya di politik, dinamika politik hampir setiap hari dan politik tidak pernah statis selalu dinamis.

"Kita gak terlalu khawatir dengan belum adanya mitra koalisi saat ini, karena politik itu dinamis dan bisa berubah kapan saja," katanya.

Dirinya tidak mengenal kata-kata Gerindra akan ditinggal, justru dirinya memastikan atas kehati-hatian memilih mitra koalisi karena koalisi yang dibangun pada gilirannya akan bersama-sama mempunyai kewajiban merealisasikan visi dan misi yang sudah dibuat.

Jadi, kata dia, jika memilih mitra koalisi tidak dengan hati-hati akan celaka. "Kita akan hati-hati memilih mitra koalisi sehingga nanti bisa terlihat mitra koalisi yang solid dan kuat," ujarnya.

Ali menyebutkan komunikasi politik terus dibangun dan pihaknya tidak ingin emosional dan buru-buru untuk menentukan mitra koalisi karena mitra koalisi, karena mitra koalisi harus bisa menyampaikan dan menerapkan visi misi Gerindra sehingga dalam koalisi isi narasinya harus sama. 

"Saya mendorong struktur Partai Gerindra untuk terus melakukan komunikasi politik dengan partai lain," tandasnya. (Hasan Hidayat)

Loading Komentar....
loading...