fajarnews

Gerindra Resmi Gabung KCM

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 10 Agustus 2017 | 07:40 WIB

Hasan Hidayat
Ketua Partai Gerindra, Demokrat dan PKS (tengah) bergandengan tanda sinergitas KCM.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Dukungan terhadap petahana untuk maju kembali di Pilkada 2018 mendatang terus menguat. Hal itu dibuktikan setelah Partai Gerindra mulai menentukan sikapnya.

Partai berlambang burung itu memilih untuk bergabung dengan Koalisi Cirebon Maju (KCM) dan siap mendukung Azis.

Dengan bergabungnya Partai Gerindra ke dalam KCM tentunya disambut baik ketiga partai yang ada di KCM yakni Demokrat, PKB, dan PKS.  Pilihan Partai Gerindra untuk bergabung dengan KCM tentu memiliki pertimbangan yang matang. 

"Kita sudah resmi dan memastikan untuk bergabung dengan KCM. Pertimbangannya sudah jelas karena awalnya sudah menjalin komunikasi. Keputusan ini tentunya sudah sesuai dengan irisan koalisi di tatanan pusat," ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, Eman Sulaeman seusai mendeklarasikan gabung untuk masuk dalam koalisi KCM, Rabu (9/8).

Sebelum memutuskan untuk bergabung ke KCM, di internal Partai Gerindra sendiri sempat bergejolak. Karena sejumlah kader Partai Gerindra enggan memilih untuk bergabung, termasuk Sekretaris DPC Partai Gerindra, Heru Cahyono. Namun, Eman memastikan, semua kader Partai Gerindra memang fatsun akan keputusan yang diambil.

"Kader tetap fatsun sama partai. Kemarin KCM yang sudah melakukan MoU dan  kita juga akan mengikuti dan menjadi bagian di dalamnya," ungkapnya.

Eman menambahkan, untuk proses penjaringan bakal calon wali kota di internal Partai Gerindra sendiri masih akan tetap berjalan. Hal itu tentunya sesuai dengan mekanisme yang dilakukan sejak awal pembukaan. 

Namun, keputusan yang diambil Partai Gerindra, lanjut Eman, karena pihaknya memuji akan komitmen KCM. Karena partai yang ada di KCM tak menonjolkan keegoisannya masing-masing. Sehingga, kursi untuk calon wali kota pun memang masih terbuka lebar. Bahkan, kata dia, petahana masih memberikan peluang kepada partai lain yang ada di KCM jika menginginkan posisi calon wali kota.

"Kan Pak Azis bilang, walaupun saat ini dirinya E1, itu tidak serta merta akan mendapatkan rekomendasi E1 lagi. Hebatnya KCM itu seperti itu, karena keputusan untuk menentukan E1 dan E2 itu melalui survei bersama," terangnya.

Dengan gabungnya Partai Gerindra ke KCM, dinilai membuka lebar peluang kemenangan pada Pilwalkot mendatang. Hal itu disampaikan Ketua DPD PKS Kota Cirebon, Karso. 

Dia mengatakan, PKS, Demokrat, dan PKB tentunya menyambut baik Partai Gerindra untuk bergabung. Komunikasi Gerindra dengan KCM, diakui Karso, sudah terjalin sebelum adanya deklarasi KCM.

"Kami welcome saja. KCM ini masih membuka peluang untuk partai yang ingin bergabung. Semakin banyak partai yang bergabung, tentu peluang untuk menang Pilkada semakin besar," katanya. 

KCM sendiri, kata dia, akan langsung menyusun agenda untuk menyambut gabungnya Partai Gerindra di dalam KCM. Karso memperkirakan, pekan ini Partai Gerindra akan segera melakukan penandatangan kesepakatan bersama. "Kita akan susun redaksinya. Yang jelas kita akan masukkan ke dalam bagian koalisi," katanya. 

Selain Gerindra, Karso menambahkan, sinyal dari PAN juga sudah terlihat dan tengah intens melakukan komunikasi politik dengan KCM. 

Jika PAN bergabung, tiga partai Islam yang ada di parlemen bakal memperkuat KCM.  Dikatakannya, saat ini KCM masih menunggu konfirmasi dari Ketua DPD PAN Kota Cirebon terkait komitmen yang akan terjalin.

"Hanya tinggal tunggu momentum. saja. Sekarang kan ketuanya lagi di luar kota. Paling pasca penandatangan bergabungnya Gerindra, atau bisa saja bareng. Setelah semua rampung, kita akan keliling dan kordinasi ke DPW serta DPP. Tentu format koalisi ini akan ideal bagi KCM. Ini tentu menjadi kekuatan baru dan dinilai sangat mumpuni dalam Pilkada mendatang," pungkasnya. (Hasan Hidayat)

Loading Komentar....
loading...