fajarnews

Koalisi 432 Bakal Saingi KCM di Pilwalkot Cirebon

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 9 Agustus 2017 | 07:40 WIB

 

Fajarnews.com, CIREBON- Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cirebon terasa semakin memanas. Pasca Partai Demokrat, PKS, dan PKB mendeklarasikan Koalisi Cirebon Maju (KCM) kini giliran Partai Hanura, Golkar dan PPP yang berencana akan segera membentuk Koalisi 432 untuk melawan KCM dan petahana dalam Pilwalkot nanti. 

Ketua DPC Partai Hanura Kota Cirebon, Een Rusmiyati memastikan bahwa Partai Hanura akan berkoalisi dengan Partai Golkar dan PPP, dan ketiga partai itu sudah ada kepastian sekitar 50 persen berkoalisi dengan PPP dan Golkar.

Hal tersebut tentunya sudah memenuhi persyaratan untuk maju dalam Pilkada dimana total 9 kursi, seperti 3 kursi dari partai Hanura, 4 kursi Golkar, dan 2 kursi PPP. 

"Kita tunggu saja siapa calon yang akan muncul. Dan mudah-mudahan calon dari koalisi 432 ini mengusung Bamunas dan saya sendiri," kata Een saat ditemui fajarnews.com, Selasa (8/8). 

Saat disinggung terkait calon yang akan maju, kata Een, setiap partai berhak mengajukan calonnya masing-masing, dan untuk Partai Hanura pihaknya mengajukan dirinya sendiri mengingat hanya Een satu-satunya kandidat yang telah mendaftar. 

"PPP pun mengajukan calon, begitu pula dengan Golkar. Calon-calon tersebut nantinya akan dimusyawarahkan kemudian diajukan ke DPP masing-masing partai untuk ditetapkan sebagai calonnya," akunya. 

Ia menyatakan, Partai Hanura sudah mempersiapkan seluruh pengurus DPC dari struktural sampai tingkat ranting untuk memenangkan Pilkada tahun 2018 mendatang.

Dan dirinya pun meyakini semua pengurus sudah solid dan siap untuk bisa lebih menguatkan barisan sampai tingkat RW dan RT. "Kami sudah sangat siap untuk menang dalam Pilkada tahun depan dengan kerjasama semua pihak," tuturnya. 

Golkar Dekati Bamunas

Sementara itu, trend koalisi PDIP dengan Partai Golkar ternyata diikuti sejumlah daerah yang bakal melaksanakan Pilkada serentak, khususnya di Jawa Barat (Jabar). Sebab dari 16 daerah yang melaksanakan Pilkada, 13 di antaranya bakal diramaikan koalisi dua partai besar tersebut.

Terlebih lagi, di Pilgub Jabar PDI Perjuangan selangkah lagi menemui kesepakatan dengan Partai Golkar untuk mengusung cagub dan cawagub.

"Memang di daerah diinstruksikan oleh pusat untuk sebisa mungkin berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Tentunya ini mengikuti koalisi yang terjadi di pusat," ucap Ketua DPC Partai Golkar Kota Cirebon, Toto Sutanto, salahsatu kandidat balon wali kota dan wakil wali kota dari Golkar. 

Meski demikian, kata Toto, hal tersebut bersifat tidak memaksa, karena di Jabar itu ada 13 daerah yang mengikuti koalisi dengan format yang diinstruksikan DPP.

Menurutnya, partainya saat ini sedang bernegosiasi untuk menjalin koalisi dengan salah satu balon wali kota dari partai besutan Megawati Soekarno Putri itu, yakni Bamunas S Boediman. 

"Apa yang dilakukannya itu merupakan salah satu upaya untuk mengikuti intruksi dari pusat. Kita masih menjalin komunikasi, tapi kita masih menunggu keputusan masing-masing partai. Karena, keputusan koalisi atau tidak itu dari DPP," tandasnya. (Winarno)

Loading Komentar....
loading...