fajarnews

Pedagang Kecewa, Penertiban PKL Pasar Tegalgubug Hanya Seminggu

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 8 Agustus 2017 | 08:55 WIB

Adhe Hamdan
Kondisi Pasar Tegalgubug saat penertiban pedagang di bahu jalan tidak dilakukan lagi, jalan kini menjadi macet kembali.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Sejumlah pedagang Pasar Tegalgubug yang berada di dalam pasar sangat menyayangkan penertiban pedagang hanya berlaku satu minggu saja. Para pedagang mulai berjualan kembali di bahu jalan dengan membuka lapak-lapaknya.

Salahseorang pedagang yang berada di dalam Pasar Tegalgubug, Kolid mengatakan, pihaknya baru merasa senang karena semua pedagang yang membuka lapak di bahu jalan ditertibkan oleh pihak kepolisian, namun sungguh sangat disayangkan hanya  berlaku beberapa hari saja.

“Para pedagang kembali membuka lapak dagangannya di bahu jalan, sehingga membuat arus lalulintas kembali macet. Pihak kepolisian pun terkesan diam saja, padahal saat ditertibkan pedagang sudah nyaman pengujungpun dengan leluasa masuk ke dalam untuk berbelanja,” jelas Kolid kepada fajarnews.com, akhir pekan kemarin.

Dikatakan Kolid, dirinya juga sudah menduga penertiban pedagang yang berada di bahu jalan Pasar Tegalgubug tidak akan berlangsung lama. Dan sekarang sudah terbukti mereka berdagang kembali di bahu jalan hingga membuat macet kembali.

“Kita satu minggu sudah merasakan dengan ditertibkannya para pedagang di bahu jalan lalulintas  menjadi lancar para pengunjungpun berbelanja masuk ke dalam pasar, hingga kita yang berjualan di  dalam merasa senang, namun hanya sesaat saja,” tegasnya.

Hal senada disampaiikan pedagang lainnya yang berada di dalam pasar, Sahroni. Dengan ditertibkannya para pedagang di bahu jalan depan Pasar Tegalgubug membuat para pedagang di dalam merasa senang karena omzet bisa kembali naik.

“Kami hanya senang sesaat karena para pedagng mulai berjualan kembali di bahu jalan hingga membuat macet, dan para pengunjung pun jarang kembali yang masuk ke dalam,” ujarnya.

Dikatakannya, meski katanya para pedagang boleh berjualan di bahu jalan kembali tetapi harus mematuhi batas yang sudah dibuat kepolsian tetapi nyatanya batas itu dilanggar oleh para pedagang dengan tetap berjualan di bahu jalan.

“Meski ada batas yang dibuat kepolisian agar tidak terlalu masuk ke badan jalan, tetapi kenyataannya mereka tetap melanggar pembatas jalan, namun pihak kepolisian yang berada di lokasi pasar terkesan diam saja,” ungkapnya.

Dirinya bersama pedagang berharap agar polisi dengan tegas memberlakukan perjanjian yang katanya para pedagang yang di luaran bahu  jalan jangan melebihi  batas yang sudah dibuat kepolisian.

Tetapi semua pedagang melanggarnya, mereka tetap berjualan di bahu jalan dengan posisi berada di badan jalan. (Adhe Hamdan)

Loading Komentar....
loading...