fajarnews

Petani Kandanghaur Kesulitan Pasarkan Hasil Panen

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 8 Agustus 2017 | 07:45 WIB

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Para petani di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu mengeluhkan sulitnya menjual hasil panen padi miliknya. Hal itu menyusul aksi mogok massal pengiriman beras ke Pasar Induk Cipinang, Jakarta, yang dilakukan puluhan pemilik pabrik penggilingan beras di daerah mereka.

Perihal itu dibenarkan, salah satu petani di Kecamatan kandanghaur, Karmin. Pihaknya mengaku kesulitan menjual hasil panen padi pasalnya tidak ada penarikan dari bakul yang ada di daerahnya.

"Terus terang kami merasa kesulitan untuk menjual padi kami terlebih harga jual di tingkat petani masih relatif rendah," tuturnya, Senin (7/8).

Dia tidak mengetahui penyebab pasti kenapa hal itu bisa terjadi. Yang jelas posisi saat ini tidak menguntungkan bagi para petani mengingat biaya produksi sangat tinggi dibanding dengan penghasilan yang ada.

Dia berharap agar hal demikian cepat ditanggulangi pemerintah agar tidak mencekik para petani di desa. Ketua KTNA Kecamatan kandanghaur, Waryono mengatakan, pihaknya mengakui bawah para petani di Kandanghaur ini semula kesulitan menjual hasil panennya.

Namun, pemerintah akhirnya membatalkan peraturan tersebut. Aksi mogok massal pengiriman beras dari Kandanghaur pun kini sudah berakhir dan mulai normal lagi.

"Alhamdulilah  kini bisa bernapas lega. Pasalnya, pabrik penggilingan beras di daerah tersebut sudah kembali beroperasi dan menyerap gabah milik mereka," ungkapnya.

Pihaknya memastikan untuk harga GKP di tingkat petani, dihargai Rp 4.500,00 per kg dan GKG senilai Rp 5.000,00 per kg. "Mudah mudahan hal ini tidak terjadi lagi, sehingga para petani tidak merasa kesulitan," katanya.

Seperti diketahui, aksi mogok tersebut sebagai bentuk protes atas keluarnya Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 47/M-DAG/PER/7/2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27/M-DAG/PER/5/2017 tentang penetapan harga acuan pembelian di petani dan harga acuan penjualan di konsumen. (Agus Sugianto)

Loading Komentar....
loading...