fajarnews

Pemkot Bandung Mulai Berlakukan Parkir Elektronik

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Senin, 7 Agustus 2017 | 11:30 WIB

Ist/FN
Wali Kota Bandung, M. Ridawan Kamil memperlihatkan kartu pembayaran perkir elektronik usai peresmian pembelakuan terminal parkir elektronik di Kota Bandung.*

Fajarnews.com, BANDUNG- Kota Bandung secara resmi memberlakukan Terminal Parkir Elektronik (TPE) untuk pembayaran retribusi parkir, setelah Jumat (04/08) launching di Jalan Braga pendek.

Peresmian dilakukan langsung oleh Walikota Bandung M. Ridwan Kamil bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Wiwik Sisto Widayat dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi.

Menurut Walikota, dengan diresmikannya TPE, maka mulai sekarang, warga yang akan memarkirkan kendaraannya di titik-titik parkir pusat kota harus mulai membiasakan diri dengan sistem pembayaran menggunakan uang elektronik.

"Ada sekitar 445 unit TPE yang tersebar di 57 titik di seluruh wilayah kota, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan retribusi parkir," ucapnya.

Walikota menyatakan, selama ini pendapatan dari parkir tidak sesuai dengan potensi yang ada sehingga ada banyak pemasukan yang tidak masuk ke kas negara.

"Program ini membutuhkan waktu agar sesuai dengan ekspektasi sehingga sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan Dinas Perhubungan," ucapnya.

Sementara Dinas Perhubungan (Dishub) akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemberlakuan Terminal Parkir Elektronik (TPE).

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Ruswandi, perubahan pembayaran parkir yang harus dilakukan masyarakat dari kebiasaan secara manual yang dilakukan selama ini menjadi elektronik membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
 
"Sosialisasi harus tetap dilakukan agar warga Bandung terbiasa sehingga akan semakin modern, dimana sistem ini sudah banyak dilakukan," kata Didi.

Didi mengharapkan, dengan diberlakukannya TPE pendapatan daerah dari sektor bisa meningkat dibanding sebelumnya serta mampu menekan kebocoran anggaran.

"Pendapatan dari parkir sejak TPE terpasang sudah mulai terlihat, penerimaan retribusi parkir sudah naik 20 persen," ucapnya.

Didi mengatakan, edukasi tidak hanya perlu dilakukan kepada masyarakat, tetapi juga kepada para petugas yang selama ini mengelola titik-titik parkir dimana TPE tersebut berada.

"Kita akan terus melakukan sosialisasi tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada petugas parkir, agar mereka paham jika ada warga yang menanyakan," tuturnya. (Irwan Gunawan)

Loading Komentar....
loading...