fajarnews

Pembangunan Jembatan Kadu Belum Dapat Dipastikan Selesai Tahun Ini

Redaksi : Andriyana | Minggu, 6 Agustus 2017 | 22:15 WIB

ABR
Pekerja proyek jembatan Kadu sedang melakukan pembangunan bagian tengah jembatan yang memiliki panjanh 100 meter

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Masyarakat dua desa perbatasan Kabupaten Majalengka-Sumedang, yakni Desa Sidamukti Kecamatan Majalengka dan Desa Kadu Kecamatan Jatigede nampaknya masih harus bersabar untuk dapat menikmati jembatan baru.

Pasalnya, pembangunan jembatan yang menghubungkan kedua daerah itu kemungkinan belum dapat diselesaikan dalam tahun ini. Masalah anggaran menjadi penyebab kemungkinan tertundanya penyelesaian pembangunan.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Majalengka melalui Kabid Bina Marga, Ruchyana mengungkapkan, saat pembangunan jembatan Kadu yang menghubungkan dua desa di perbatasan kabupaten itu kembali dilakukan.

Namun pembangunan jembatan  yang dilakukan sejak beberapa waktu lalu kemungkinan tidak tuntas akan tahun ini. Pembangunan yang dilakukan saat ini baru pada pancang tengah jembatan,sedangkan bagian lainya seperti rangka jembatan besar kemungkinan belum dapat direalisasikan dalam tahun ini juga.

“Pembangunan memang mulai dilakukan lagi, tetapi pekerjaanya hanya pembangunan tiang tengah saja. Sedangkan bagian lainya masih belum tersedia anggarannya,” ungkapnya, Minggu (6/8).

Meski belum yakin pembangunan jembatan akan tuntas dalam tahun ini, kata Ruchyana pihaknya penyelesaian jembatan tidak terlalu lama, mengingat keberadaanya sangat strategis.

”Kami memiliki keinginan yang sama dengan mayarakat bahwasanya pembangunan jembatan ini tidak terlalu lama. Karena itu Pemkab Majalengka dan Sumedang berupaya agar pemerintah pusat dapat mengalokasikan anggaran untuk penyelesaian jembatan jelasnya.

Anggaran yang diperlukan untuk pembangunan jembatan yang memiliki panjang sekitar 100 meter itu  kata  Ruchyana cukup besar, yakni sekitar Rp 15 milyar. Karena itu pembangunannya dilakukan secara bertahap,disesuaikan dengan keuangan pemerintah.

“Kalau dituntaskan itu pasti, hanya waktunya saja karena anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat ataupun provinsi belum dapat memenuhi kebutuhan biaya pembanunan bila targetnya selesai tahun ini,” ujarnya.

Ditambahkanya, adanya jembatan permanen dan layak memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan dibangunnya jembatan yang layak diharapkan akan memperlancar arus ekonomi masyarakat di dua daerah.

”Untuk tahun depan kami juga kembali mengajukan anggaran untuk pembangunan jembatan Kadu, mudah-mudahan dapat terealisasi sehingga manfaat dari pembangunan jembatan cepat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (ABR)

Loading Komentar....
loading...