fajarnews

UMKM Didorong Pasarkan Produk Secara Online

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Jumat, 4 Agustus 2017 | 14:05 WIB

Ist/FN
Produksi UMKM yang saat ini dipasarkan secara manual akan didorong untuk memasarkan hasil produknya melalui jasa online.*

Fajarnews.com, BANDUNG- Jumlah pelaku usaha industri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Cimahi terus berkembang setiap tahunnya. Pemerintah mendorong UMKM memasarkan produk secara online untuk memperluas pangsa pasar dan bersaing di pasar global. Demikian yang terungkap dalam acara Fasilitasi dan Edukasi UMKM Go-Online yang digelar di Teknopark Cimahi.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI, Septriana Tangkary mengajak para pelaku UMKM agar masuk ke pasar online.

“Sekali produk masuk ke online, maka bisa dilihat oleh pembeli dari berbagai negara. Dengan masuknya ke dalam e-commerce, UMKM akan dilatih oleh teman-teman dari market place agar bisa memasarkan produk dan melayani pembeli dari luar negeri,” katanya.

Selain itu, dia juga menilai, produk UMKM asal Indonesia masih bisa bersaing dengan produk luar. "Sekarang orang belanja kebanyakan dari China, karena harganya murah, tapi kualitasnya juga kan masih kalah sama kita,” tuturnya.

Septriana juga melihat produk UMKM yang beragam memiliki potensi besar. “Saya lihat, Cimahi kotanya UMKM, artinya ketika pembeli mencari produk Indonesia, salah satunya pasti ada dari Cimahi,” jelasnya.

Head of Business Operations Blanja.com Fikri, mengatakan, sebagai salah satu marketplace yang digandeng pemerintah untuk memasarkan produk UMKM pihaknya bakal memilih 200 UMKM yang akan didorong pemasarannya hingga pasar online luar negeri.

"Kita beri pendampingan bagaimana mereka berinteraksi dengan pembeli luar negeri, memberi teks bahasa inggris, serta cara pembayaran produk. Yang terutama, agar UMKM melek teknologi," ujarnya.

Menurut dia, pelaku UMKM jangan menunda untuk masuk ke pasar online. "Jadikan pasar online sebagai jalur pemasaran. Mau tidak mau harus masuk ke era digital, maka produk lokal pemasarannya kini bisa internasional," tuturnya.

Pemkot Cimahi turut mendorong pelaku UKM masuk ke pasar online. "Saya yakin bisa sampai mengalahkan China, tinggal komitmen bersama setiap daerah untuk membangun platfoam yang kuat. Saya yakin lima tahun ke depan kita akan berhasil,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Cimahi Benny Bachtiar. 

Untuk itu, dia mendorong agar pelaku UMKM khususnya di Cimahi agar memanfaatkan teknologi e-commerce, melalui berbagai situs online yang sudah tersedia saat ini.

Selain itu, kata dia, dengan memanfaatkan teknologi e-commerce, diyakini akan memperkuat daya saing dengan dengan produk-produk yang dijajakan di ritel-ritel atau pasar modern.

“Kalau UMKM melek terhadap teknologi, saya yakin akan membludakn di Indonesia. Karena potensi produk cukup luar biasa, terutama kuliner dan craftnya,” jelas Benny.

Diharapkan, dengan adanya fasilitas yang diberikan oleh pemerintah pusat, melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM.

“Mudah-mudahan support dari pemerintah pusat terhadap daerah ini akan semakin kuat, terutama untuk pengembangan UMKM ke depan,” tuturnya. (Irwan Gunawan)

Loading Komentar....
loading...