fajarnews

10 Desa di Kecamatan Sumberjaya Diperiksa Inspektorat

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Selasa, 1 Agustus 2017 | 07:30 WIB

Munadi
Pegawai dari Inspektorat Majalengka sedang memeriksa adminitrasi Desa Lojikobong

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Inspektorat Kabupaten Majalengka kembali melakukan pemeriksaan dokumen administrasi tata kelola keuangan desa dan pemeriksaan pembangunan fisik di sepuluh desa di Kecamatan Sumberjaya. Inspektur Dr H Sanwasi MM melalui inspektur pembantu (Irban), Abdurahman mengatakan pemeriksaan di kecamatan Sumberjaya dilakukan selama dua hari sejak Senin-Selasa (31/7-1/8).   

Pada pemeriksaan hari pertama ini meliputi empat desa diantaranya Lojikobong, Cidenok, Rancaputat dan desa Sepat. Sedangkan hari ini menyusul enam desa lainnya yakni Parapatan, Panjalin Lor, Bongas Kulon, Gelok Mulya, Pancaksuji, dan desa Banjaran.

“Untuk lima desa lainnya diperiksa lebih awal sebelum Ramadan lalu diantaranya desa Paningkiran, Panjalin Kidul, Bongas Wetan, Garawangi dan desa Sumberjaya. Kegiatan pemeriksaan dokumen ini berdasarkan surat menteri dalam negeri,” kata Abdurahman usai melakukan pengecekan fisik di Desa Cidenok dan Lojikobong, kepada Fajarnews.com.   

Ditanya apakah ada desa yang pengerjaannya kurang maksimal atau ada kekeliruan didalam dokumen hasil pemeriksaan?, Abdurahman mengklaim jika empat desa dihari pertama pemeriksaan tersebut dinilai relatif aman. Ketika ditemukan dokumen maupun pembangunan fisik yang krusial, maka pihaknya memberitahu guna mencarikan solusi secara bersama.
    Menurut Abdurahman, dalam pengawasan tersebut ada tiga fungsi yang dijalankan oleh inspektorat. Beberapa diantaranya proses pemeriksaan terjadi komunikasi antara pemeriksa (inspektorat) dan diperiksa (pemdes) yang akan terjadi timbal balik (sharing) dan tukar pengalaman.

Kedua, melalui proses pemeriksaan ini apabila ada persoalan yang krusial maka dicarikan solusinya guna tidak menimbulkan persoalan dimasa yang akan datang atau fungsi deteksi dini.
“Sementara yang terakhir yaitu dengan proses pemeriksaan ini maka menjamin apabila semua sudah melaksanakan sesuai aturan, pihaknya mengapresiasi bahwa pembangunan di desa telah dilaksanakan. Kalau terjadi kekurangan maka bisa diluruskan dan diperbaiki,” jelasnya. (Munadi)

Loading Komentar....
loading...