fajarnews

Kenaikan Gaji DPRD Harus Dibarengi Peningkatan Kinerja

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Sabtu, 29 Juli 2017 | 07:30 WIB

Abdurrakhman
Kenaikan gaji DPRD diharapkan dapat memicu kinerja anggota dewan, sehingga tidak ada lagi kursi yang kosong saat sidang atau rapat yang membahas tentang rakyat.*

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Kenaikan gaji anggota DPRD yang relatif besar hendaknya dapat dibarengi pula dengan meningkatnya kinerja. Gaji anggota DPRD yang nantinya akan berada pada Rp 30 juta per bulan tentu sangat luar biasa, apalagi untuk ukuran Kabupaten Majalengka yang upah buruhnya masih tergolong rendah.

Pengamat Kebijakan Publik, Ahmad Baehaki mengatakan, kenaikan gaji anggota DPRD mesti selaras dengan kinerja. Kebijakan pemerintah yang menaikan gaji anggota DPRD yang nantinya akan mencapai Rp 30 juta per bulan sudah seharusnya ditindaklanjuti oleh para wakil rakyat untuk lebih fokus memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Apakah besarnya gaji itu layak atau pantas bagi anggota dewan, saya tidak bisa berkomentar karena itu sudah menjadi kebijakan dari pemerintah pusat. Yang perlu dicermati adalah, setelah gaji dinaikan apakah kinerja para wakil kita di legislative itu semakin baik atau tetap biasa-biasa saja,”katanya, Jumat (28/7).

Idealnya kata dia, naiknya gaji anggota dewan berbanding lurus dengan kinerjanya. Apalagi selama ini cukup sering terdengar keluhan dari anggota bahwasanya gaji serta tunjangan yang diterima minim, sehingga seringkali agenda atau tugas-tugas sebagai anggota dewan menjadi agak terhambat.

”Dengan naiknya gaji, alasan seperti itu rasanya sudah tidak nyambung lagi bila masih diucapkan ketika masyarakat mengkritik kinerja para wakilnya di DPRD,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kinerja bukan hanya ditentukan oleh besarnya gaji atau tunjangan yang diberikan, meski hal itu juga termasuk faktor dalam meningkatkan kinerja seseorang atau lembaga. Karena ada faktor lain yang juga akan ikut menentukan kinerja seorang anggota dewan, diantaranya kemampuan intelektual, karakter, prilaku dan faktor lainya.

“Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja, bukan hanya faktor gaji tetapi ada faktor lainya yang akan ikut menentukan kinerja,diantaranya kemampuan intelektual, kualitas, karakteristik, sikap, perilaku, dan masih banyak faktor lainnya. Apabila kenaikan gaji tidak disertai dengan peningkatan kemampuan, serta kemantapan sikap dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, maka itu akan sia-sia," tandasnya.

Sementara salah seorang anggota DPRD Majalengka, Asep Jamaludin mengatakan, kenaikan gaji anggota dewan membawa konsekwensi terhadap semakin besarnya tanggung jawab. Hal itu tentu akan berimbas pula pada kinerja anggota dewan. Karena tidak dapat dipungkiri bahwasanya tidak jarang kinerja dewan menjadi terhambat karena tunjangan yang minim.

”Kami menyadari betul tanggungjawab sebagai wakil rakyat,hanya saja selama ini dalam melaksanakan tugas terkadang terhambat karena minimnya tunjangan yang yang diterima oleh dewan,” katanya. (Abdurrakhman)

Loading Komentar....
loading...