fajarnews

Inspektorat Periksa Seluruh Desa dan Kecamatan

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Kamis, 27 Juli 2017 | 07:30 WIB

Munadi
Pemdes Kedungsari sedang menjalani pemeriksaan yang dilakukan inspektorat selama dua hari, Selasa-Rabu (25-26/7).*

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Tiga belas desa yang ada di Kecamatan Ligung diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Majalengka. Pemeriksaan itu sendiri meliputi pemeriksaan adminitrasi tata kelola keuangan desa, dan pemeriksaan pembangunan secara fisik selama dua hari, Selasa-Rabu (25-26/7).

Ke 13 desa yang diperiksa itu adalah Desa Ligung Lor, Buntu, Wanasalam, Kedungsari, Leuwiliang Baru, Sukawera, Kertasari, Beber, Gandawesi, Tegalaren, Bantarwaru, Leweunghapit, dan Desa Kodadari.

Inspektur Pembantu (Irban) Kabupaten Majalengka, Abduhrahman membenarkan bila pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap 13 desa. Pemeriksaan itu juga berlaku kepada seluruh desa di Majalengka. Hal ini atas dasar perintah dari Kemendagri dan di tindaklanjuti oleh bupati.

"Jadi pemeriksaan ini adalah sebuah keharusan yang harus dijalani baik oleh pemdes maupun juga pemcam. Tujuannya agar admintrasi yang sudah baik terus di jalankan, dan manakala di ketemukan ada kekurangan kita benahi bersama, jadi para kades jangan alergi apalagi takut terhadap pemeriksaan yang dilakukan oleh inspektorat. Karena pihaknya tidak untuk mencari-cari kesalahan," ujarnya kepada “Fajarnews.com”, Rabu (26/7).

Untuk pemeriksaan pihak kecamatan dilakukan terhadap 4 aspek, yakni aspek kebijakan, kelembagaan, keuangan dan aset. Sedangkan untuk desa terpusat pemeriksaan pos audit 2016.

"Dalam pemeriksaan ini diharapkan ada 3 hal yang perlu kita catat, yang pertama adanya komunikasi timbal balik dua arah, baik yang diperiksa maupun yang memeriksa,” jelasnya.

Yang kedua dengan adanya pemeriksaan sebagai antisipasi dini terhadap kejadian yang krusial, sehingga bisa cepat diperbaiki manakala ada kekurangan, dan yang ketiga memberikan apresiasi kepada desa yang sudah baik dan benar dalam hal adminitrasi dan pengerjaan fisiknya.

“Serta memberikan rekomondasi bagi desa-desa yang ditemukan ada kekurangan untuk segera memperbaikinya," ujar Abdurahman.

Terpisah Kades Wanasalam, Cecep Casmita mengaku menyambut baik adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh inspektorat Kabupaten Majalengka. Hal ini agar tata kelola keuangan dan adminitrasi yang lainnya untuk kedepannya akan lebih diperhatikan lagi.

"Terkait mental para pamong desa yang deg-degan manakala menghadapi petugas pemeriksa hal itu sangatlah wajar. Namun secara keseluruhan tatak kelola keuangan desa dan pegelaran fisik untuk tahun 2016 tidak ada permasalahan," akunya. (Munadi)

Loading Komentar....
loading...