fajarnews

Polres Indramayu Kembali Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Miras

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 26 Juli 2017 | 10:30 WIB

Agus Sugianto
Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin menunjukkan botol-botol miras dari sebuah mobil boks yang berhasil digagalkan pengirimannya.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Kepolisian Resort (Polres) Indramayu berhasil menggagalkan pengiriman ribuan botol miras berbagai merek dan jenis yang akan didistribusikan ke wilayah Indramayu dan Subang dengan mengunakan mobil boks D 8697 EB, Selasa (25/7) kemarin.

Penyelundupan ribuan botol miras itu berhasil digagalkan petugas di wilayah  hukum Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu, barang bukti tersebut kemudian oleh petugas disita beserta pengemudinya untuk menjalani proses pemeriksaan.

Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin didampingi Kasat Narkoba AKP Ahmad Nasori dan Kasubag Humas AKP Heriyadi MD mengatakan, penyelundupan ribuan botol miras ini berhasil digagalkan setelah sebelumnya Satnarkoba mendapatkan informasi dari warga akan adanya pengiriman minuman keras dengan jumlah besar di wilayah Kecamatan Jatibarang.

"Ketika itu kita amankan barang bukti tersebut di depan gudang Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang dari dalam mobil boks bernomor polisi D 8697 EB yang dikemudikan An (26) asal Desa Sarewu, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan ke sebuah mobil minibus," ungkapnya.

Dari lokasi kejadian, polisi berhasil menyita  sebanyak 7.164 botol miras yang dikemas dalam 441 dus. Pihaknya  menyita ribuan botol miras berbagai merek itu disaat sebuah mobil boks melakukan pembongkaran atau menurunkan miras di lokasi.

Dikatakanya, keberhasilan itu menyusul program bebas penyakit masyarakat (pekat) terhadap miras, knalpot bising, geng motor, warem dan perjudian yang digagas pihaknya bersama Muspida Indramayu. Dari program tersebut, jajaran Polres Indramayu berkomitmen untuk merealisasikan program Indramayu Remaja khususnya Religius menuju kondusifitas wilayah yang tertib, aman, tentram dan nyaman. 

"Kami tetap komitemen untuk memberantas peredaran miras di Kabupaten Indramayu yang nol persen sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2006 tentang larangan mengedarkan minuman keras di wilayah hukum Indramayu. Untuk itu kami imbau kepada warga supaya ikut berpartisipasi dalam rangka pemberantasan miras," pintanya.

Terhadap pembawa atau pengemudi mobil boks yang diamankan, lanjut Arif, jajarannya masih meminta keterangan dan pendalaman kasus.

"Untuk sopirnya masih diperiksa petugas. Namun dia terancam tipiring karena melanggar Perda Nomor 15 Tahun 2006 tentang larangan mengedarkan miras," tegasnya. (Agus Sugianto)

Loading Komentar....
loading...