fajarnews

Atasi Permasalahan Sampah, Pemdes Sukaraja Kulon Bangun Tungku Pembakaran

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Senin, 17 Juli 2017 | 07:30 WIB

Munadi
Warga tengah gotong royong bangun tungku pembakaran sampah di desa Sukaraja Kulon.*

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Persoalan sampah bukanlah persoalan yang sepele. Apalagi dampak yang bisa ditimbulkan oleh sampah selain bisa menimbulkan penyakit, sampah juga bisa menimbulkan bencana.

Oleh sebab itu dalam upaya meminimalisir adanya persoalan akibat sampah, Pemerintah Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi secara gontong royong membangun tungku pembakaran sampah.

"Sampah benar-benar menjadi masalah yang tidak boleh dianggap sepele.Apalagi jika dikumpulkan dalam sehari saja, ini bisa mencapai puluhan kilo. Oleh sebab itu, upaya yang kita lakukan untuk menciptakan wilayah desa yang bersih dan nyaman, upaya yang dilakukan ialah membangun tungku pembakaran sampah," ungkap Kades Sukaraja Kulon, Iding Jaenudin SPd, kepada fajarnews.com beberapa waktu lalu.  

Selain itu dirinya juga menjelaskan bahwa upaya lainnya yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa, untuk menciptakan wilayah yang bersih ialah melaksanakan pembinaan. "Karena bagaimanapun juga masyarakat perlu memahami bagaimana mana pentingnya kebersihan. Oleh karena itu selain mempasilitasi alat kebersihan pembinaannya juga akan terus dilaksanakan," ujarnya.    

Sementara itu salah satu pemuda Hilmi Faturahman sangat mengapresiasi adanya pembangunan itu dan berharap pengelolaan sampah bisa terus diperhatikan secara konsisten oleh aparat pemerintah desa maupun daerah.

"Karena dengan hadirnya Bandara bukan hanya jumlah penduduk aja yang akan semakin meningkat, melaikan kondisi sampah juga akan mengalami peningkatan, oleh sebab itu saya berharap perhatian dari pemerintah desa hingga Kabupaten bisa selalu dilaksanakan secara konsisten." ujarnya.

Serta dirinya juga menambahkan bahwa, dalam upaya menciptakan wilayah yang bersih, pembelajaran tentang upaya kebersihan juga harus terus dilakukan dilingkungan pendidikan.
"Karena pada dasarnya penerapan konsep lingkungan yang bersih, harus diterapkan sejak dini. Oleh karena lingkungan pendidikan harus terus memberikan pembelajaran tentang pentingnya hidup sehat."ungkapnya yang kini tengah menempuh studi di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (Munadi)

Loading Komentar....
loading...