fajarnews

Tingkatan Kualitas Klinik, Kalbe Gelar HJ Learning

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 17 Juli 2017 | 08:05 WIB

Ibnu
Dari kiri ke kanan Fery Rahman, Mohamad Lutfi, Hasbullah Thabrany, Daeng Faqih dan Bonny Anom saat acara HJ Learning Forum di The Luxton Cirebon Hotel.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui Hexphram Jaya menyelenggarakan HJ Learning Forum dengan tema “Clinic Management Talk”.

Acara tersebut diselenggarakan di The Luxton Cirebon Hotel & Convention yang dihadiri 150 dokter umum dan spesialis dari wilayah Jawa Barat dengan mendapatkan dukungan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cirebon.

Kota Cirebon merupakan kota kedua dari 7 kota tujuan diselenggarakannya kegiatan HJ Learning Forum. Adapun kota-kota lainnya seperti Bekasi, Malang, Palembang, Padang, Solo dan Tangerang. Kegiatan edukasi ini menghadirkan Prof. dr. Hasbullah Thabrany MPH, dr. PH sebagai salahsatu narasumber utama.

Acara ini yang dibuka oleh dr. Mohamad Lutfi, SpPD, FINASIM, MMRS selaku Ketua IDI Cirebon dan Bonny Anom selaku Group Product Manager PT Hexphram Jaya.

Bonny Anom dalam sambutannya mengatakan, HJ Learning Forum dilakukan dengan tujuan agar para Dokter dapat memahami management klinik, terutama klinik Pratama.

“Setiap dokter dapat mendukung program pemerintah yakni BPJS. Kami melaksanakan program edukasi bagi para dokter untuk mendapatkan wawasan dan informasi terbaru mengenai Risk Management Cardiometabolic,” ujar Bonny di Luxton Hotel Cirebon, Minggu (16/7).

Dia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen dari Kalbe. “Suatu bentuk komitmen dan kepedulian kami dalam meningkatkan Indonesia yang lebih sehat sesuai dengan misi Kalbe. Dengan begitu HJ Learning Forum diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas klinik di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Prof Hasbullah selaku Dewan Jaminan Kesehatan Indonesia menuturkan, program BPJS mendapatkan respons yang positif dari masyarakat.

“Meningkatnya peserta BPJS yang bertambah banyak, dari sisi peserta banyak dipenuhi oleh pekerja swasta, disamping untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan," jelasnya.

Pola layanan klinik menyajikan layanan waktu 24 jam (pagi sampai malam) menjadi pilihan masa depan peserta BPJS.

“Ini menjadi kesempatan para dokter untuk dibekali kemampuan manajemn klinik agar mampu mengelola klinik.  Ini merupakan tantangan dokter untuk sukses di era BPJS,” tandasnya. (Ibnu)

Loading Komentar....
loading...