fajarnews

Soal Rekomendasi, Oki Serahkan Sepenuhnya ke DPP PDIP

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 17 Juli 2017 | 08:40 WIB

 

Fajarnews.com, CIREBON- Persaingan Bakal Calon (Balon) Wali Kota Cirebon dari PDIP dalam memperebutkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) semakin mengerucut.

Pasalnya, semua balon sudah melakukan fit and proper test dan sudah ditunjukkan hasil survei oleh DPD PDIP Jawa Barat (Jabar). 

Salah satu balon PDIP yang merupakan pengusaha Grage Group, Bamunas Setiawan Boediman yang akrab disapa Oki menyebutkan bahwa dirinya menyerahkan rekomendasi sepenuhnya kepada DPP PDIP.

Pihaknya tak bisa berspekulasi, karena semua akan kembali kepada keputusan partai dan dirinya akan mematuhi apa yang menjadi keputusan DPP. 

"Yang jelas DPP akan melihat siapa calon yang akan bisa membawa kemenangan untuk PDIP Kota Cirebon tahun depan, sehingga semua dikembalikan kepada DPP dan keputusan partai akan saya patuhi dan jalankan," kata Oki. 

Ia menerangkan, setelah fit and proper test sudah dijalankan, kemudian partai akan melakukan survei untuk setiap balon yang ada.

Setelah itu, semua balon termasuk dirinya akan dipanggil oleh TB Hasanuddin (Ketua DPD PDIP Jabar) untuk diberitahukan hasil survei DPD yang dilakukan di Kota Cirebon. Hal tersebut agar bisa membaca kekuatan dan peta politik balon-balon yang lain. 

"Semua balon diperlihatkan hasil surveinya. Dan nanti DPD akan menyerahkan tiga nama ke DPP," ucapnya.  

Lebih lanjut lagi, DPD PDIP akan melihat siapa yang bisa membawa kemenangan PDIP di Kota Cirebon. Oki juga meyakini bahwa DPD maupun DPP punya pertimbangan dalam menentukan calonnya sebagai pemenang dan dirinya siap ditugaskan untuk merebut kembali kemenangan PDIP.

"Semua pihak sudah saya hubungi karena memang saya perlu banyak dukungan dan sebanyak dukungan darimanapun harus saya diambil," tuturnya. 

Saat disinggung terkait tersebarnya foto di media sosial (medsos) antara Ketua DPC PDIP Edi Suripno dengan Ketua DPD PAN, Dani Mardani, Oki ungkapkan dirinya sangat menghormati hal tersebut karena, kata dia, hal itu merupakan hak Edi Suripno. 

"Akan tetapi saya kira siapapun janganlah mendahului pihak yang mempunyai keputusan. Kita lihat saja nanti siapa yang akan mendapat rekomendasi pada akhir Bulan Agustus atau awal Bulan September mendatang," tandasnya. (Winarno)

Loading Komentar....
loading...