fajarnews

Penyerapan Anggaran Kota Cimahi Baru 38 persen

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Jumat, 14 Juli 2017 | 11:30 WIB

Irwan Gunawan
Asisten II Kota Cimahi bidang Ekonomi dan Pembangunan, Benny Bachtiar saat menjelaskan kepada wartawan terkait kurangnya serapan anggaran Pemkot Cimahi.*

Fajarnews.com, BANDUNG- Banyaknya lelang yang gagal dieksekusi pada triwulan II-2017 membuat penyerapan anggaran Pemerintah Kota Cimahi kurang maksimal atau tidak sesuai dengan target yang diharapkan. Selain itu, aturan mengenai penggunaan Dana Alokasi Khusus (ADK) juga memperlambat penyerapan.

Asisten II Kota Cimahi bidang Ekonomi dan Pembangunan, Benny Bachtiar mengungkapkan, saat ini penyerapan anggaran baru mencapai 38 persen. Padahal, seharusnya sesuai target penyerapan anggaran hingga triwulan II menembus 40 persen, tapi hal itu tak bisa dipaksakan karena kondisi yang tak memungkinkan.

"Kalau kegiatan rutin sebetulnya penyerapannya cukup baik. Tapi kegiatan yang dilelangkan agak terhambat," kata Benny, kepada pewarta, Kamis (13/7).

Dia memprediksi, penyerapan anggaran secara besar-besaran kemungkinan akan terjadi pada triwulan ketiga. Pasalnya, sejumlah kegiatan sudah dilelangkan dan akan berjalan. Diharapkannya, penyerapan pada triwulan II bisa mencapai 60-65 persen.

Tahun ini, kata dia, Pemerintah Kota Cimahi menargetkan anggaran yang terserap hingga 80 persen. Tapi, apabila melihat realitas saat ini, pencapaian angka 78 persen pun sudah baik. Apabila serapan anggaran terealisasi hanya 78 persen, maka itu akan menyamai raihan serapan tahun lalu, yang berada diangka yang sama.

"Realisasi anggaran sangat minim sekali. Kami seluruh pemangku kepentingan di pemerinta kota mendorong supaya target bisa tercapai,” ujar Benny.

Selain soal lelang, jelas Benny, alasan lainnya mengapa penyerapan anggaran agak terhambat, yaitu dikarenakan ada beberapa kegiatan yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK), aturannya cukup menyulitkan.

Dia mencontohkan, ada kegiatan di Dinas Pendidikan. Karena petunjuk teknisnya belum jelas, akhirnya kegiatan belum dilaksanakan. Sedangkan, penyerapan anggaran di Kota Cimahi akan semakin terganggu oleh wacana pemerintah pusat untuk memotong Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 3-4 persen. (Irwan Gunawan)

Loading Komentar....
loading...