fajarnews

Ini Alasan Wabup Tak Setuju Full Day School Diterapkan di Indramayu

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 14 Juli 2017 | 10:15 WIB

Agus Sugianto
Wakil Bupati Indramayu, H. Supendi.*

 

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Wakil Bupati Indramayu, H. Supendi mengaku tidak setuju akan kebijakan full day school oleh pemerintah pusat. Jika itu diterapkan, maka akan mematikan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kabupaten Indramayu.

Supendi pun akan membahasnya lebih lanjut dengan unsur Muspida untuk menyikapi persoalan tersebut. "Di Indramayu ini kan sudah mempunyai Perda Madrasah. Mestinya dicabut dulu perdanya kalau memang mau diberlakukan, tapi ya memakan waktu dan anggaran juga," ungkap Supendi, Kamis (13/7).

Namun demikian, pihaknya akan melihat bagaimana perkembanganya full day school ke depan. "Perda kita kan dalam rangka mencerdaskan masyarakat menuju Indramayu yang religius, itu yang kita harapkan," katanya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Ali Hasan justru masih belum mengetahui apakah Disdik akan menolak atau menerimanya kebijakan tersebut. "Nanti kita kaji terlebih dahulu termasuk mengenai per minggu 40 jam untuk para guru," tandasnya. (Agus Sugianto)

Loading Komentar....
loading...