fajarnews

Abdullah Pastikan PKS-Gerindra Berkoalisi di Pilwalkot 2018

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 14 Juli 2017 | 11:00 WIB

Winarno
Ketua Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon, Abdullah.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Ketua Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon, Abdullah memastikan PKS akan berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Saat ini, pihaknya sedang mencari satu atau dua partai lagi untuk bisa berkoalisi dalam Pilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2018 mendatang mengingat PKS-Gerindra memiliki enam kursi, sehingga tinggal mencari tambahan satu sampai tiga kursi lagi.

"PKS sangat terbuka untuk berkoalisi dengan partai manapun, yang jelas sudah hampir pasti dengan Partai Gerindra, tinggal mencari satu partai lagi," kata Abdullah kepada fajarnews.com di ruang Komisi I DPRD Kota Cirebon, Kamis (13/7).

Ia mengaku, PKS sangat terbuka untuk berkoalisi dengan partai manapun. Hal ini agar bisa mengusung seseorang yang memiliki peluang untuk menang pada Pilkada 2018 mendatang.

Namun, terkait siapa calon yang akan dipilih, tentunya harus disepakati dan dikaji bersama dengan koalisi yang mempertimbangkan sejauh mana sisi popularitas dan elektabilitasnya.

"Kita akan berkolisi dahulu kemudian menentukan calon yang populer dan elektabilitasnya tinggi, sehingga memiliki peluang untuk menang," terangnya.

Ia menyebutkan, sampai saat ini PKS selalu intens untuk berkomunikasi dengan Partai Gerindra dan Partai Demokrat. Akan tetapi, kata dia, tidak menutup kemungkinan bisa berkoalisi dengan partai lainnya.

"Makanya silaturahmi politik terus dijalankan sampai benar-benar nantinya menemukan persamaan visi dan misi," ungkap Abdullah.

Ia menegaskan, PKS juga akan melakukan kajian yang matang untuk benar-benar bisa menang di tahun depan sehingga tidak hanya sebagai kontestan politik saja. Menurutnya, PKS tidak hanya berkoalisi dengan dua partai, bahkan bisa sampai tiga bahkan empat partai.

Lebih lanjut lagi, semua tergantung kepada proses komunikasi yang sedang berjalan. Dan pekan ini pihaknya akan ada rapat evaluasi hasil komunikasi dengan partai lain yang akan menjadi pedoman untuk menentukan sikap ke depan dimana akan berkoalisi dan menetukan siapa calonnya.

"Yang pasti, kita akan memajukan H. Karso sebagai calon wali kota dari PKS, dan PKS tidak akan menjadi pendukung, tetapi akan terdepan menjadi pengusung," tandasnya. (Winarno)

Loading Komentar....
loading...