fajarnews

DPRD Jabar Apresiasi Adanya Sekolah Menengah Terbuka

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Senin, 10 Juli 2017 | 14:05 WIB

Irwan Gunawan
Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Yomanius Untung saat memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait adanya Sekolah Menengah Terbuka (SMT).*

Fajarnews.com, BANDUNG- Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Yomanius Untung mengapreasi adanya Sekolah Menengah Terbuka (SMT) yang digulirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Politisi asal Golkar ini menilai selama ini baik siswa pun orang tua siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menghendaki masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri.

Pasalnya, masih menganggap bahwa meneruskan pendidikan di jenjang tersebut memiliki status sosial yang baik dengan biaya lebih murah.

"Asumsinya anak sekolah kita itu ingin di sekolah negeri maka yang melanjutkan ke SMA/SMK itu yang ingin ke negeri. Yang kedua alasannya kenapa ke negeri karena status sosial yang lebih baik dan lebih murah,"paparnya kepada wartawan di Bandung, Sabtu (8/7/2017)

Namun, dikatakan Untung, hal itu menimbulkan masalah. Sebab, kapasitas SMA/SMK Negeri di Jabar masih minim jika dibandingkan lulusan SMP. Maka, Calon Penerimaan Didik baru menyiapkan Calon Peserta Didik yang Rawan Melanjutkan Pendidikan (CPDRMP) ke SMT.

"Persoalannya, tidak semua lulusan SMP bisa ditampung di sekolah negeri. Sedangkan, pada kenyataannya jumlah lulusannya lebih dari itu. Maka disalurkanlah ke SMT,"paparnya.

Sekolah Menegah Terbuka (SMT) diperuntukan bagi lulusan SMP yang tidak diterima di SMA/SMK negeri maupun swasta.

Selain itu, bagi mereka yang umurnya sudah melampaui usia sekolah, bahkan   sudah bekerja dan tidak punya waktu untuk pergi ke sekolah bisa memanfaatkan program SMT. 

"Hal ini seperti yang dilakukan di Universitas Terbuka (UT),"ujarnya. Untung menyarankan bagi lulusan yang tidak diterima SMA/SMK Negeri atau swasta agar melanjutkan jenjang pendidikannya ke SMT yang kini memiliki status Negeri.

"SMT ini memiliki status yang sama dengan SMA/SMK Negeri. Sampai Izajahnya pun negeri. Jadi bagi orang tua dan siswa, jangan ragu masuk SMT. Kalau siswanya tetap mau melanjutkan pendidikan ya tetap ke sekolah terbuka,"pungkasnya. (Irwan Gunawan)

Loading Komentar....
loading...