fajarnews

Masyarakat Susukanlebak Kabupaten Cirebon Dukung Dedi Mulyadi Maju Pilgub

Redaksi : Fatianto Fadhillah | Senin, 10 Juli 2017 | 08:55 WIB

Nawawi
Dangiang Ki Sunda, Dedi Mulyadi nampak akrab dan bercanda ria bersama puluhan ribu warga Kecamatan Susukanlebak.*

Fajarnews.com, CIREBON- Dangiang Ki Sunda Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi mendapat respons positif dan dukungan penuh dari puluhan ribu warga Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon agar Kang Dedi Mulyadi tidak ragu untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat pada 2018 mendatang.

Masyarakat kembali bersemangat untuk memiliki calon pemimpin yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Hal itu terungkap saat digelarnya acara silaturahmi yang berlangsung estafet di 13 desa se-Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon, Minggu (9/7).

Pantauan "fajarnews.com" di lokasi, Dangiang Ki Sunda, Kang Dedi Mulyadi mengawali kegiatan silaturahminya sekitar pukul 08.00 WIB ke Desa Ciawi Japura, Ciawiasih, Pasawahan, Sampih, Susukantonggoh, Susukanlebak, Karangmangu, Kaligawe, Kaligawe Wetan, Susukan Agung, Curug, Curug Wetan dan berakhir di Desa Wilulang.

Selain bersilaturahmi dengan puluhan ribu warga, di kesempatannya, Kang Dedi Mulyadi pun membagikan puluhan ribu paket telur ayam berikut santunan dana bagi para warga jompo dan warga tidak mampu.

Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Edi Mulyadi yang ikut mendampingi kegiatan tersebut mengatakan, prioritas visi misi yang disampaikan Kang Dedi Mulyadi dirasa sangat berpihak kepada kepentingan dan kebutuhan rakyat kecil, terutama terkait persoalan Raskin.

Menurutnya, saat ini kualitas dan visualnya Raskin dirasa sangat tidak baik karena bau busuk dan tidak representatif untuk dikonsumsi. Untuk itu, Edi yakin dengan kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi terkait persoalan Raskin tentunya akan dibenahi melalui program ATM Beras.

"Artinya masyarakat akan diberikan bantuan beras Raskin melalui rekening ATM dengan nilai anggaran beras yang berkualitas baik. Anggarannya sendiri tentunya dari APBD provinsi," jelasnya.

Masih dikatakan Edi, untuk program visi misi berikutnya, Kang Dedi Mulyadi akan memberikan perubahan melalui sistem pelayanan dokter dan bidan gratis bagi kebutuhan seluruh warga masyarakat Jawa Barat.

Ke depan, dengan kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat, dokter dan bidan akan dibiayai dan diberikan tunjangan langsung melalui APBD provinsi sehingga dokter dan bidan wajib ontime dan selalu ada di kantor desa.

"Selama ini kan warga yang sakit atau warga yang ingin melahirkan datang dan mencari dokter atau bidannya, nanti sih malah kebalikannya warga tidak usah berduyun-duyun atau mengantre ke dokter dan bidan. Nanti dokter dan bidannya yang akan mendatangi warga yang membutuhkan," jelasnya

Ditegaskan Edi, visi misi selanjutnya, Kang Dedi Mulyadi akan memperhatikan serius persoalan di sektor atau bidang pendidikan. Menurutnya, saat ini persoalan pendidikan masih menggunakan sistem zonasi.

Kedepan Kang Dedi Mulyadi akan siap membangun pendidikan untuk tingkat SMA/SMK/MA di setiap kecamatan atau desa dan warga Jawa Barat mendapat jaminan pendidikan wajib belajar 12 tahun. Selain itu, Kang Dedi pun sangat memperhatikan persoalan kesejahteraan perangkat desa.

"Saya yakin dengan kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi mendatang, seluruh kuwu dan perangkat desa di Jawa Barat akan diberikan kenaikan dana insentif dengan jaminan peningkatan kapasitas kinerja perangkat desa dan prioritas pelayanan untuk warga masyarakat," paparnya.

Edi pun menambahkan, Kang Dedi Mulyadi sangat memperhatikan sekali terkait persoalan bedah rumah atau rutilahu, dan juga terakhir terkait permodalan untuk warga masyarakat kecil, Kang Dedi Mulyadi pun siap merealisasikannya melalui perwujudan bank desa.

"Insyaallah Beliau amanah dan sangat bermasyarakat dengan komunitas dan masyarakat manapun, bahkan Beliau sangat respons dan sangat menyukai kalangan jompo dan anak-anak kecil. Beliau sangat religius dan sekaligus budayawan. Bagi saya sosok pemimpin sudah seharusnya begitu, mengerti dan merasakan langsung penderitaan warga masyarakatnya," pungkas Edi. (Nawawi)

Loading Komentar....
loading...