fajarnews

Empat Lokal Bangunan SMPN 1 Plumbon Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 19 Juni 2017 | 02:41 WIB

Ist
Api melalap sejumlah ruangan di SMPN 1 Plumbon saat kebakaran yang terjadi pada Minggu (18/6) sore. Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai hampir Rp 1 miliar.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Warga yang tinggal di sekitar SMPN 1 Plumbon, dihebohkan dengan terbakarnya sejumlah ruangan di sekolah itu, Minggu (18/6) sore.

Informasi yang berhasil dihimpun fajarnews.com menyebutkan, kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB itu, terjadi cukup cepat. Sedikitnya empat lokal bangunan beserta isinya, ludes dilalap sijago merah, yakni satu ruang kelas, ruang praktek, ruang olah raga, gudang arsip dan ruang ekstrakurikuler.

Kepala SMPN 1 Plumbon, Sumarno, mengatakan, tidak mengetahui persis penyebab kebakaran tersebut, karena pada saat kejadian, tidak ada aktivitas di sekolahnya itu.

Ia pun mengaku, baru mengetahui kebakaran itu dari salah seorang guru yang menghubunginya. Tidak terdapat korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai hampir Rp 1 miliar.

“Hari ini kan hari Minggu, jadi tidak ada aktivitas apapun di sekolah, terkecuali ada kegiatan buka bersama yang dilakukan oleh alumni, tetapi tempat buka puasa dan lokasi kebakaran juga cukup jauh, sehingga tidak ada korban dalam kebakaran ini. Namun kalau dihitung kerugiannya hampir mencapai Rp 1 M,” kata Sumarno, saat ditemui “FC” di lokasi kejadian.

Dede Kurniawan
Meski api telah padam, namun petugas pemadam kebakaran masih menyiramkan air untuk memastikan sumber api benar-benar telah habis, saat kebakaran yang terjadi di SMPN 1 Plumbon, Minggu (18/6).*

Dikatakan Sumarno, ruangan yang terbakar terdiri dari satu ruang kelas, ruang praktik, ruang olah raga, gudang arsip dan ruang ekstrakulikuler. Padahal, lanjut Sumarno, di dalam ruang praktik terdapat puluhan mesin jahit yang baru saja datang dan diperuntukan untuk praktik siswa SMP terbuka.

“Di ruang olah raga banyak alat olah raga yang digunakan oleh para siswa, baik bola, jaring dan juga matras. Semua hangus terbakar. Namun kerugian yang paling besar adalah, terbakarnya fotokopi arsip ijazah alumni dari angkatan pertama sampai angkatan terakhir,” jelasnya.

Menurutnya, cuaca panas dan kencangnya tiupan angin membuat api cepat menyebar, apalagi terdapat banyak sekali barang mudah terbakar yang ada di tempat kejadian. Akibatnya, setelah Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon menerjunkan empat unit mobil pemadam dibantu warga sekitar berjibaku melakukan pemadaman, api baru bisa dipadamkan.

“Yang pertama melihat kebakaran ini adalah alumni yang mau mengadakan kegiatan buka bersama. Mereka melihat kepulan asap hitam, pas dicek teryata ada ruangan yang terbakar. Saya begitu mendapat kabar langsung bergerak menghubungi dinas pemadam kebakaran, dan dengan tindakan cepat dari dinas pemadam kebakaran, api bisa cepat dipadamkan sehingga tidak menyebar ke ruang lainnya,” tambahnya.

Sementara itu Kapolsek Depok, AKP Sakur mengatakan, akibat peristiwa tersebut, sejumlah ruang di SMPN 1 Plumbon tersebut, hangus terbakar.

Hingga kini pihaknya masih mendalami penyebab kebakaran tersebut, dengan melakukan pengumpulan data dan menggali informasi dari saksi di lapangan.

“Dugaan awal sih penyebabnya dari arus pendek listrik. Dari situ api menyebar karena banyak barang mudah terbakar yang ada di ruangan, sehingga api cepat membesar. Beruntung kejadian kebakaran ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja,” kata Sakur. (Dede Kurniawan)

Loading Komentar....
loading...