fajarnews

Koramil 1713 Ligung Berikan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Kepada Petani

Redaksi : Andriyana | Sabtu, 17 Juni 2017 | 00:40 WIB

MUNADI
Babinsa Koramil 1713 Ligung terjun langsung ke petani memberikan penyuluhan terkait pengendalian hama wereng

Fajarnews.com, CIREBON - Untuk menghindari terjadinya gagal panen yang diakibatkan serangan hama wereng, Babinsa Koramil 1713 Ligung terus melakukan penyuluhan kepada para petani yang ada di wilayah Kecamatan Ligung.

Pantauan fajarnews.com puluhan banbisa itu mendatangi areal pesawahan yang ada di Blok Ciputat, Desa Ligung, Kecamatan Ligung. Mereka para babinsa di dampingi para penyuluh pertanian lapangan (PPL) memberikan penyuluhan kepada petani yang akan menggunakan insektisida dan fungisida agar tepat sasaran.

Penyuluhan terkait pengendalian hama wereng yang di berikan babinsa kepada para penggarap tanah disambut baik oleh para petani. Saat ini para penggarap lahan pertanian rata-rata sudah hampir putus asa mengatasi berbagai cara agar tanaman padinya terhindar dari serangan hama wereng.

Maklum saja pada masa tanam rendengan di wilayah tersebut kebanyakan petani gigit jari alias gagal panen.

"Kami merasa senang atas penyuluhan yang diberikan para babinsa ini. Sekarang TNI sudah mulai peduli kepada nasib petani. Semoga kegiatan ini ada manfaatnya untuk para petani," ujar H. Iyan selaku Ketua Kelompok Tani Sugih Mukti.

Sertu Suryadi selaku Babinsa di Desa Ligung mengatakan, turunnya para babinsa ke sawah adalah sudah menjadi tugas pokok yang harus dilaksanakan. Sebab sekarang tugas TNI selain menjaga keutuhan NKRI, juga harus bisa menjaga kedaulatan pangan.

"TNI dan petani sekarang sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan," tegas dia.
Sedang kepala BPP Ligung H. Edy Rediawanto yang turut mendampingi dalam penyuluhan tersebut menjelaskan, tahun ini memang serangan hama wereng terhadap tanaman padi begitu tinggi.

Kemunculan hama wereng tersebut diakibatkan adanya virus yang kita kenal dengan sebutan kerdil rumput, hama ini berupa bakteri yang dibawa oleh hama wereng yang sampai hari ini belum diketemukan insektisida yang ampuh.

"Namum untuk menghindari hama wereng yang merajalela salah satu cara adalah dengan mengosongkan lahan pertanian sementara.

"Misalnya sehabis panen MT ke 2 ini, petani harus rela  lahan pesawahannya harus dikosongkan, jangan ditanami jenis tanaman apapaun. Biarkan tanah harus mengering, untuk mengembalikan tingkat kesuburan. Kalau bisa kedepam angan ada MT ke 3 alias ngapat." Himbau H. Edy.

Kedepan untuk mendapatkan hasil pertanian yang baik, lahan pesawahan harus di eradikasi terlebih dahulu atau pemusnahan dengan cara di bakar, dan selanjutnya lahan harus dikosongkan selama masa musim kemarau.

MUNADI

Loading Komentar....
loading...