fajarnews

Asda II Dukung Kotrak PT Rivomas Diputus

Redaksi : Irwan Gunawan | Sabtu, 17 Juni 2017 | 00:20 WIB

Winarno/FC
Kondisi proyek Gedung Setda delapan lantai Kota Cirebon tampak sepi pekerja, Jumat (16/6).

Fajarnews.com, CIREBON- Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Cirebon, Yoyon Indrayana mendukung Komisi II DPRD Kota Cirebon untuk segera memutuskan kontrak PT Rivomas Penta Surya. Sebab, tambahnya, dikhawatirkan pada akhir Desember nanti gedung setda belum juga terwujud. 

Mantan Dinas PUESDM (Dinas PUPR, sekarang) menyarankan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) gedung setda itu agar secepatnya memutuskan Rivomas, karena tak ada prestasi yang signifikan mengingat waktu terus berjalan. 

"Belum ada perkembangan yang signifikan prestasinya. Makanya saya pesimis kalau melihat jumlah pekerja yang seperti ini terus, gimana mau mempercepat ketertinggalan," kata Yoyon, Jumat (16/6).

Ia membeberkan, ada dua alternatif untuk menangani Rivomas Penta Surya, yaitu segera putus kontrak dan lanjutan dengan menambah tenaga kerja. Meskipun kedua alternatif tersebut memiliki resiko, karena kalau putus kontrak tentu bisa mencari pengganti atau pelaksanaan pengganti dan hal itu tidak gampang. 

"Tapi kalau tak diputus, maka saya ga yakin pembangunan akan selesai sesuai rencana dan ditambah waktu yang terus berjalan," tuturnya. 

Lebih lanjut lagi, apabila kontraktor itu diputus, maka secara otomatis akan jadilah ulang untuk mengejar keterlambatan dari kontraktor sebelumnya dan bisa selesai bulan Desember. 

"Saya tinggal tanyakan lagi masalahnya mampu atau tidak. Bisa saja putus kontrak mengingat tak ada prestasi signifikan apalagi misalnya masalah tak punya uang atau pailit. Maka akan mudah," aku Yoyon. 

Maka dari itu, soal gedung setda ini harus dibicarakan oleh semua pihak, baik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PPK, dan Pemkot langkah seperti apa sebaiknya diambil. 

Saat disinggung apabila proyek multi years ini akan di adendum atau perpanjangan waktu, Yoyon jelaskan bisa saja adendum asal ada persetujuan Komisi II DPRD. 

"Harus gerak cepat PPK ambil keputusan. Saya sarankan seh bisa aja pemenang kedua lelang lalu melanjutkan proyek Rivomas. Jadi sifatnya kaya juksung, hal itu bisa saja dilakukan karena kondisi darurat," tandasnya. (Winarno)

Loading Komentar....
loading...