fajarnews

Gadis 18 Tahun Digilir Tujuh Pemuda

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 16 Juni 2017 | 09:40 WIB

Munadi
Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Rina Perwitasari didampingi Kanit PPA, Ipda Novita menunjukkan barang bukti botol miras dan ketujuh pelaku terduga pemerkosa gadis ABG, saat gelar perkara, Kamis (15/6).*

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Seorang gadis belia di Kabupaten Majalengka, D (18), menjadi korban pencabulan sekelompok anak muda. Ia diduga dicabuli oleh tujuh orang laki-laki secara bergiliran.

Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Rina Perwitasari didampingi Kanit PPA, Ipda Novita menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/5) lalu.

Rina menuturkan, sebelum dicabuli secara bergiliran, korban dicekoki minuman keras jenis anggur kolesom oleh para pelaku. Kejadian bermula saat korban yang tengah menonton hiburan di sebuah pesta perkawinan, diajak para pelaku menjauh dari lokasi.

“Saat itu korban tengah menonton hiburan seni sandiwara di salah satu desa di Kecamatan Ligung. Sekitar pukul 01.00 WIB, korban diajak ke salah satu  SD di daerah itu oleh ketujuh pelaku. Sesampainya di lokasi, korban dicekoki minuman keras hingga mabuk dan tidak sadarkan diri," kata Rina ke sejumlah awak media, saat gelar perkara, Kamis (15/6).

Dikatakan Rina, saat korban sudah tidak sadarkan diri, ketujuh orang pelaku melakukan pencabulan secara bergiliran. "Pelakunya berinisial A, J, R, W, A, S dan C. Ketujuh tersangka tersebut, merupakan warga Desa Wanasalam sebanyak enam orang, sedangkan yang seorangnya lagi pelaku berinisial A adalah warga Desa Ligung Lor, Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka," jelas Rina, yang diamini Ipda Novita.

Akibat peristiwa tersebut, korban hingga mengalami pendarahan dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

"Sementara tujuh pelaku sampai sekarang masih dalam proses pemeriksaan, begitu pun dengan saksi saksi masih kami mintai keterangan. Untuk ke 7 pelaku terancam pasal 286 dan pasal 289 KUHPidana tentang pencabulan maupun pemerkosaan dengan ancaman 9 tahun kurungan penjara," pungkasnya. (Munadi)

Loading Komentar....
loading...