fajarnews

Pelajar dan Masyarakat Ikuti Gerakan Kuningan Menulis Alquran

Redaksi : Irwan Gunawan | Kamis, 8 Juni 2017 | 23:11 WIB

Sopandi/FC
Salah seorang peserta gerakkan menulis Alquran dalam kegiatan Festival Quran Kuningan, serius mengisi bagian kertas kosong melanjutkan ayat yang ditulisnya.*


Fajarnews.com, KUNINGAN- Salah satu kegiatan yang terangkai dalam Festival Quran Kuningan 2017 di Masjid At-Taufiq adalah Gerakkan Kuningan menulis Alquran. Acara yang dilaksanakan sehari pasca pembukaan itu melibatkan ribuan pelajar dari SMP dan SMA serta masyarakat Kuningan.

Gerakan Kuningan menulis Alquran itu sudah diawali Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Rabu (7/6) lalu. Pada kesempatan itu, Bupati Acep didampingi Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman, Dandim 0615 Letkol Inf Arief Hidayat, Ketua MUI Kuningan KH. Abdul Azis, Kepala Kantor Kemenag H. Mujayin, dan sebagian Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Kuningan.

“Secara simbolis, Bupati Acep dan rombongan sudah menulis Surat Al-Fatihah di atas media mushaf Alquran berukuran 1,2 meter x 1,8 meter. Sekarang penulisan itu dilanjut oleh para pelajar,” kata Wawan Ridwan selaku panitia kegiatan sekalius Kepala Bayt Alquran & Museum Istiqlal, di Masjid At-Taufiq KIC Kuningan, Kamis (8/6).

Menurutnya, kegiatan penulisan Alquran itu merupakan bentuk tadarus bil kalam, yaitu tadarus dengan menulis Alquran di Bulan Ramadhan. Adapun tujuannya, sebagai media edukasi kepada masyarakat, khususnya para remaja muslim supaya bisa semakin dekat dan lebih mencintai kitab sucinya.

Ridwan menerangkan, menulis Alquran merupakan tradisi Islam yang sudah dilakukan berabad-abad sebelum mesin cetak ditemukan. Hanya saja, memasuki abad ke-20 dengan datangnya mesin cetak dari Eropa, tradisi menulis Alquran itu akhirnya mulai langka.

“Dengan kembali menulis seperti ini kami ingin mengajak masyarakat dan generasi muda muslim untuk menghidupkan kembali tradisi besar itu. Bagi kami ini sangat penting, supaya peradaban kita tidak musnah ditinggal zaman,” tuturnya.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid at-Taufiq H. Encu Sukat mengapresiasi acara itu. Menurutnya, momen tersebut merupakan peristiwa langka sekaligus pertamakali dilaksanakan di Kuningan. Dia bangga, dalam acara itu hampir seluruh elemen masyarakat, tidak terkecuali generasi muda, duduk bersama dalam satu masjlis dan secara bersama-sama mengkhatamkan tulisan Alquran 30 juz.

“Menurut panitia, tulisan Alquran sebanyak 30 juz yang sekarang sedang dikerjakan ini nantinya akan dijilid dan diberikan secara langsung kepada Bupati Kuningan, rencananya nanti pas acara penutupan,” kata Encu (Sopandi)

Loading Komentar....
loading...