fajarnews

Pemkab Cirebon Dinilai Kurang Perhatikan Potensi Wisata

Redaksi : Iwan Surya Permana | Sabtu, 20 Mei 2017 | 07:25 WIB

Suhanan
Agus Supriyadi.*

Fajarnews.com, CIREBON- Salahsatu bakal calon bupati (Bacabup) Cirebon dari Partai NasDem, Agus Supriyadi menilai pemerintah daerah saat ini kurang memperhatikan potensi wisata yang ada di wilayahnya.

Hal itu bisa dilihat dari banyaknya potensi objek wisata yang terbengkalai dan sangat jauh dari harapan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Padahal, kata Agus, potensi wisata di Kabupaten Cirebon sangatlah besar. Bahkan, sebenarnya sangat memungkinkan untuk menarik wisatawan nasional maupun internasional. Karena, Kabupaten Cirebon kaya dengan budaya, kuliner dan memiliki wisata religi yang telah dikenal oleh wisatawan dalam dan luar negeri.

“Kalau saya perhatikan pemerintah daerah minim sekali perhatiannya sama potensi wisata yang dimilikinya. Padahal kita memiliki wisata kuliner, wisata batik dan kaya dengan kesenian tradisional ditambah memiliki wisata religi, tapi sejauh ini masih jauh pesatnya dengan wilayah lain yang memiliki potensi wisatanya terbilang sedikit,” kata tokoh muda asal Barat Kabupaten Cirebon ini saat ditemui di salahsatu hotel di wilayah Kedawung, Jumat (19/5).

Untuk meningkatkan dan menarik wisatawan, kata dia, pemerintah Kabupaten Cirebon seharusnya melakukan berbagai langkah konkrit dengan menata tempat-tempat wisata dan memperhatikannya secara serius. Sehingga, pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat dan tentunya Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan bertambah besar.

“Contoh kecil saja wisata Kura-Kura Belawa yang sekarang kondisinya memprihatinkan. Padahal, itu memiliki potensi yang luar biasa bila pemda ambil bagian dalam penataan lokasi. Agar geliat ekonomi masyarakat tumbuh, ini harusnya bisa dicover oleh pemda, kalau pemda tidak bisa, serahkanlah ke swasta,” ujar Agus yang mengaku siap bertarung dengan incumbent pada Pilkada nanti.

Bukan hanya penataan, kata dia, pemda juga sangat lemah dalam hal promo-promo wisata yang ada di wilayahnya. Padahal bila melihat didaerah lain, potensi wisata berkembang pesat dan tumbuh subur, karena selain akses jalan menuju lokasi wisata bagus, pemda setempatnya gencar melakukan promosi wisata.

“Karena bagaimana untuk melakukan promosi sedangkan tata kelolanya saja tidak mampu. Jadi saran saya, kalau pemda tidak bisa atau tidak ada anggaran harus bisa merangkul atau serahkan ke pihak swasta,” ujarnya.

Untuk dapat menarik wisatawan luar negari, saran Agus, Pemda Kabupaten Cirebon seharusnya melakukan promosi-promosi wisata ke kancah internasional juga, seperti menggelar expo atau pameran di negara-negara lain. “Jangan sampai kita melakukan promosi yang hanya sesaat dan tak berkualitas, tetapi benahi dulu infrastukturnya,” sarannya.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon, H Hartono MM mengaku, sejauh ini promosi yang dilakukan untuk menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara sudah sering kali dilakukan.

Menurutnya, diagendakannya Festival Cirebon setiap tahunnya juga merupakan bagian dari mempromosikan wisata yang dilakukan Pemkab Cirebon untuk menarik wisatawan.

“Saya kira upaya kita sudah sangat maksimal. Bahkan acara kemarin (Cirebon Festival 2017,- red) juga tak hanya untuk mempromosikan wisata di kita, tapi juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam kecintaan terhadap seni, budaya, dan pariwisata di Kabupaten Cirebon maupun Provinsi Jawa Barat,” kata Hartono. (Suhanan)

Loading Komentar....
loading...