fajarnews

Polisi Sita 1.004 Obat-obatan Ilegal

Redaksi : Iwan Surya Permana | Sabtu, 20 Mei 2017 | 07:35 WIB

Agus Sugianto
Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo Basuki memberikan keterangan terkait obat-obatan ilegal yang berhasil disitanya.*

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu berhasil menyita ribuan tablet obat ilegal berbagai jenis dan merek di wilayah hukum Polres Indramayu. Ribuan obat-obatan ilegal itu didapati dari dua orang pengedar, Jumat (19/5).

“Sebanyak 1.004 butir obat ilegal berhasil kita sita dari dua orang pengedar yang kerap melancarkan aksi di wilayah hukum Polres Indramayu,” ungkap Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo Basuki didampingi Kasubag Humas AKP Heriyadi dan Kasat Narkoba AKP Ahmad Nasori.

Dua orang pengedar obat ilegal itu adalah  IM alias Doni (35), warga Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, dan EN (31), asal Desa Junti Weden, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Dikatakanya, kedua tersangka pengedar obat ilegal itu ditangkap saat keduanya sedang menjajakan atau menjual obat tersebut di rumah masing-masih dengan waktu berbeda.

"Ribuan obat ini terdiri dari Tramadol, Heximer, Dextro dan Trihexyhenidyl. Obat-obatan tersebut masih dalam paketkan dan rencananya akan diedarkan. Bahkan sebelumnya mereka juga sering melakukan perbuatan itu dengan menjual secara kucing-kucingan takut diketahui petugas," ujarnya.

Pihaknya pun akan membarantas oknum yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan obat-obatan ilegal, alat kesehatan yang tidak memenuhi standar, dan atau persyaratan keamanan.

"Di hadapan pemeriksa, kedua orang ini mengaku telah mengedarkan obat-obat tanpa izin dalam satu bulan ini. Karena perbuatannya melanggar Pasal 196 dan atau Pasal 197 UURI Nomor 36 Tahun 2006 tentang kesehatan, terancam hukuman pidana penjara 10 hingga 15 tahun. Kita akan kikis habis peredaran obat ilegal itu, karena sangat membahayakan jiwa manusia," tegasnya. (Agus Sugianto)

Loading Komentar....
loading...