fajarnews

Acep Anggap Penyataan Aang untuk Motivasi Dirinya

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 19 Mei 2017 | 07:55 WIB

Ali Al Faruq
Bupati Kuningan H. Acep Purnama saat dimintai keterangan terkait pernyataan Ketua Bappilu PDIP Jawa Barat H. Aang Hamid Suganda.*

 

Fajarnews.com, KUNINGAN- Pernyataan Ketua Bappilu PDIP Jawa Barat H. Aang Hamid Suganda bahwa penyebutan nama H. Acep Purnama oleh Ketua DPD Jawa Barat bukan otomatis memilih incumbent sebagai satu-satunya kader yang akan manggung, namun hanya sebagai penghargaan supaya incumbent lebih giat lagi bekerja, ditanggapi Bupati Kuningan H. Acep Purnama.

Acep mengungkapkan, dirinya akan ikut mendaftar sesuai dengan mekanisme partai yang berlaku. “Sebagai kader PDIP, saya akan tetap tunduk dan patuh terhadap mekanisme partai. Jika sudah waktunya dibuka pendaftaran pada 20 Mei hingga 6 Juni 2017, saya akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Kuningan,” ungkapnya, Kamis (18/5).

Terkiat pernyataan mantan bupati terdahulu, Acep enggan berkomentar maksud dan tujuan H. Aang Hamid Suganda menyatakan hal tersebut. Sebab dirinya tidak tahu secara langsung pernyataan tersebut terlontar.

“Kita positive thinking saja. Apa yang diungkapkan itu mungkin untuk memotivasi saya secara pribadi. Terima kasih pak Aang,” ujar Acep.

Seperti diberitakan kemarin, belum lama ini salah satu media online memberitakan, Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanudin menyebut sejumlah incumbent sebagai salah satu kader yang akan diusung menjadi calon kepala daerah dalam pemilu serentak bupati dan wakil bupati tahun 2018. Salah satunya, sebutan tersebut dilayangkan untuk Bupati Kuningan H. Acep Purnama.

Akan tetapi, Ketua Bapilu PDI Perjuangan Jawa Barat H. Aang Hamid Suganda menegaskan, penyebutan nama tersebut bukan secara otomatis memilih incumbent sebagai satu-satunya kader yang akan manggung. Melainkan, sebutan itu hanya sebagai penghargaan supaya incumbent lebih giat lagi bekerja.

Dia menyebutkan, penjaringan bakal calon bupati secara serentak akan dilakukan tanggal 20 Mei-6 Juni 2017. Menurutnya, sebagai salah satu mekanisme partai yang harus dilalui, tahap penjaringan diupayakan menampung sebanyak-banyaknya kader. Dia menegaskan, karena dilakukan penjaringan, PDIP tidak memberlakukan skala prioritas. (Ali)

Loading Komentar....
loading...