fajarnews

SKPD  di Cirebon Aman dari Serangan Virus WannaCry 

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 18 Mei 2017 | 08:55 WIB

 

Fajarnews.com, CIREBON- Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon memastikan tidak ada komputer di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkena virus malware wansomware wannacry.

Pasalnya, pihaknya sudah mendapatkan pesan melalui whats up (WA) dari Kementerian Informasi (Kemeninfo) RI langsung dibroadcast ke sejumlah SKPD antisipasi virus tersebut. 

"Alhamdulillah tidak ada masalah atau kejadian yang terkena virus malware wansomware wannacry," kata Kepala DKIS Kota Cirebon, Iing Daiman saat ditemui fajarnews.com usai menghadiri rapat paripurna di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Rabu (17/5).

Ia mengaku tadi juga ada laporan dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) bahwa pelayanan Kartu Keluarga (KK) sempat terkendala, akan tetapi setelah dicek ternyata bukan terkena virus dan sekarang sudah jalan kembali. 

"Sebelumnya kami menghimbau sejumlah SKPD antisipasi terkena virus wannacry untuk melepas kabel internet. Kemudian kemarin pada malam Senin kita broadcast ke semua perangkat daerah membuat tujuh langkah antisipasi, salahsatunya dari jam 7-10 pagi untuk tidak mengakses Internet dan juga back up data," bebernya. 

Ia mengklaim saat ini sudah normal kembali, bahkan sejak jam 10.00 WIB sudah tak ada masalah. Meski pada waktu hari Senin untuk non aktifkan wifi dari jam 7-10, akan tetapi pelayanan masyarakat tak terganggu. 

"Karena terkait IT, walau bagaimana pun juga hacker harus tetap kita waspadai, karena ada saja yang mengganggu, tapi kita tak terlalu paranoid juga," tuturnya. 

Terpisah, Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Sanusi mengaku awalnya ada pelayanan KK terganggu sehingga mengalami kendala.

"Tapi antisipasi terkena virus saya dapat informasi melalui WA dan saya kontak operator dan pemberitahuan kepada Administrator Data Base (ASD) untuk back up data dan lain-lainnya," ucapnya. 

Senada, Kasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Kependudukan (PIAK) Rahmat Saleh menyatakan bahwa pihaknya tak ada masalah, dan pelayanannya pun masih tetap berjalan seperti biasa. 

"Saya suruh back up data base sebagai antisipasi bila terjadi ada serangan. Bahkan kami mendapatkan Langkah-langkah antisipasi virus tersebut dari group Kemendagri, dan DKIS," tutupnya. (Winarno)

 

Loading Komentar....
loading...