fajarnews

Cikulak Kidul Bangun Gedung Lembaga Desa Dua Lantai

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 18 Mei 2017 | 12:00 WIB

Nawawi
Kuwu Desa Cikulak Kidul, Sardikin menunjukkan lokasi rencana pembangunan gedung lembaga desa.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Pembangunan infrastruktur Desa Cikulak Kidul, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon mendekati angka 80 persen.

Perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2017 pemdes akan dialokasikan pada 5 bidang yang menjadi sakal prioritas, salah satunya akan membangun gedung lembaga desa dua lantai menyatu dengan ruang aula yang sudah dibangun tahun 2016 lalu.

Kuwu Desa Cikulakkidul, Sardikin mengatakan, Pemdes Cikulak Kidul sejak bergulirnya Dana Desa (DD) telah secara terbuka memaparkan APBDesnya kepada masyarakat. Hal itu agar tidak ada fitnah dan adanya peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan pembangunan di desanya.

Menurut dia, adanya intruksi dari Kementrian Desa dan PDT yang mengharapakan memampangkan APBDes, pihaknya telah lebih dulu melakukannya.

“APBDesa Cikulakkidul tahun 2017, dari pendapatan sekitar Rp 1,58 miliar akan kita alokasikan pada empat bidang yakni bidang pemerintahan, pembangunan, pembinaan masyarakat serta pemberdayaan masyarakat,” jelas Sardikin kepada fajarnews.com, Rabu (17/5).

Dikatakannya, untuk bidang pembangunan sendiri tahun anggaran 2017 pembangunan infrastrukutr desa akan mencapai 80 persen.

Karena, jalan poros desa dan jalan gang di semua dusun yang ada di Desa Cikulakkidul dibangun pada tahun 2017 ini dengan anggaran sekitar Rp 457 juta, lainnya untuk pengadaan mobil siaga, pembangunan masjid, pembangunan gudang kantor desa, serta pembangunan gedung lembaga desa.

“Realisasi anggaran 2017 ini pencapaian angka pembangunan infrastruktur desa sekitar 80 persen. Sisanya merupakan jalan penghubung antar desa yang sebenarnya menjadi kewenangan Pemkab Cirebon,” papar Sardikin.

Ditambahkannya, untuk pembangunan gedung lembaga sendiri pihaknya telah menganggarkan sekitar Rp 150 juta. Gedung dengan ukuran 8 x 9 meter dengan dua lantai tersebut akan dibangun berdampingan dengan aula desa atau gedung olah raga yang telah dibangun pada 2016 lalu.

Selain pembangunan gedung lembaga desa, pihaknya juga di tahun ini telah menganggarkan pembangunan kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan anggaran sekitar Rp 150 juta. Hal itu diambil dari pos bidang pemerintahan desa. “Tahun ini kita akan membangun gedung lembaga desa dan kantor Bumdes, “ terangnya.

Lebih lanjut Sardikin mengatakan, paska pembangunan infrastruktur di tahun 2017, dirinya berharap siapapun yang menjadi kuwu ke depan untuk meneruskan rencana pembangunan yang telah disusunnya.

Sebab, pihaknya telah merencanakan Program Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) sebagai kawasan pertanian padi, dimana tahun ini telah membuat rancangan melalui Gapoktan Saluyu membuat produk beras unggulan “Gapoktan Saluyu” yang siap dipasarkan di wilayah Kabupaten Ciorebon.

“Produksi padi di sini sudah surplus, setiap tahun kita menyuplai gabah ke luar daerah. Di tahun ini kita akan membuat produk beras ‘Gapoktan Saluyu’ yang siap bersaing di pasaran,” harap Sardikin. (Nawawi)

 

Loading Komentar....
loading...