fajarnews

Terlalu Percaya Teman FB, HJ Kehilangan Uang Rp 96 Juta

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 17 Mei 2017 | 09:40 WIB

Adhe Hamdan
Foto Slip gaji yang dikirimkan Jemmy lewat chatting kepada HJ. Akibat slip gaji yang diduga hasil editan itu, HJ percaya dan menransfer sejumlah uang kepada Jemmy.*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Akibat terlalu percaya dengan teman yang baru dikenal di media sosial Facebook (FB), HJ warga Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, kehilangan uang hingga Rp 96 juta.

Kuasa hukum HJ, Hasan Bisri, menuturkan, peristiwa itu bermula saat HJ menjalin pertemanan dengan seorang pria yang menggunakan akun Jemmy Lumanto.

“Awalnya Jemmy sering menyukai status dan foto-foto yang di-upload HJ. Jemmy pun mulai berani inbox memperkenalkan status dirinya pada HJ. Lama-lama HJ pun merespon dan membalas setiap chat yang dikirim Jemmy,” kata Bisri yang menjabat Sekretaris DPC LBH Pancaran Hati kepada fajarnews.com, Selasa (16/5).

Dikatakan Bisri, sesuai pengakuan dari kliennya, Jemmy mengaku sebagai seorang duda yang bekerja di salah satu perusahaan pelayaran di Batam dan berpenghasilan Rp 700 juta per bulan.

“Jemmy mengaku bergaji Rp700 juta per bulan. Untuk lebih meyakinkan HJ, Jemmy mengirimkan foto slip gajinya dan juga fotokopi KTP elektroniknya lewat chatting,” kata Bisri.

Kepada kilennya, lanjut Bisri, Jemmy mengaku sedang mencari istri yang bisa menyimpan uang dari gajinya itu. “Jemmy pun berjanji akan memberikan seluruh gajinya itu jika HJ mau mentransfer sejumlah uang lebih dulu kepadanya,” tutur Bisri.

Saat itu tanpa disadari, HJ manut saja dan menuruti setiap permintaan transfer Jemmy. Hingga total uang yang sudah ditransfer HJ ke Jemmy mencapai Rp 96 juta.

“HJ mengakui tindakannya itu seperti terhipnotis, hingga setiap hari selalu ingat kepada Jemmy dan terus mentransfer uang kepadanya hingga mencapai Rp 96 juta. Bahkan saat ini Jemmy masih meminta uang untuk ditransfer,” ujar Bisri.

Karena HJ sudah sadar tidak lagi mau mentransfer uangnya ke Jemmy. Mengetahui permintaannya tidak dipenuhi, Jemmy pun mengancam dan meneror HJ.

“Sampai hari Senin (15/5), Jemmy masih mengancam akan mendatangkan preman ke tempat HJ, dia juga menteror macam-macam lewat telepon. HJ saat ini merasa ketakutan, resah dan bingung menghadapinya. Saya sudah minta HJ untuk tenang sembari saya mencoba melacak keberadaan Jemmy, tapi akunnya sudah diblokir dan nomor teleponnya juga sudah tidak aktif,” pungkasnya. (Adhe Hamdan)

Loading Komentar....
loading...