fajarnews

Tujuh Kepala Desa Dipanggil Kasi Intel Kejari Kuningan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Rabu, 17 Mei 2017 | 07:55 WIB

 

Fajarnews.com, KUNINGAN- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Kuningan melakukan pemanggilan kembali kepada sejumlah kepala desa untuk dimintai keterangan terkait kesepakatan bersama antara pemerintahan desa dengan Kejari Kuningan yang harus mengeluarkan biaya Rp 4 juta per desa.

Pemanggilan yang dilakukan Kasi Intel Kejari Kuningan tersebut dilakukan secara tertutup dari awak media yang hendak meliput.

Namun terpantau satu persatu kepala desa yang dimintai keterangan dan klarifikasi sehubungan dengan adanya surat aduan terkait biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 4 juta untuk MoU kerjasama desa dengan Kejari Kuningan itu mencapai tujuh kepala desa.

“Iya tadi saya dipanggil oleh Kejari untuk dimintai klarifikasi terkait MoU bantuan hukum dan kerjasama desa dengan Kejari,” kata Kepala Desa Linggasana, Hj. Henny ketika ditemui sejumlah awak media usai bertemu dengan Kasi Intel Kejaksaan, Selasa (16/5).

Dijelaskan Henny, ada beberapa pertanyaan yang diajukan pihak Kejaksaan terkait kerjasama pemdes dengan Kejaksaan, serta biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 4 juta.

“Saya jawab apa adanya, karena selama ini kami belum mengeluarkan soal uang itu,” ujar Henny

Menurut Henny, MoU kerjasama dan bantuan hukum antara pemdes dengan Kejaksaan ini, sangat baik sekali karena para kepala desa sangat membutuhkan wawasan tentang hukum, sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan dan mengelola dana desa sesuai aturan hukum.

“Bantuan hukum ini sangat baik sekali, sehingga tidak ada para kepala Desa yang terjerat kasus karena tidak memahami hukum,” kata Henny.

Sementara, Kasi Intel Kejari Kuningan, Wawan Kustiwan saat dihubungi membenarkan telah memanggil beberapa kepala desa untuk dimintai keterangannya terkait kesepakatan bersama antara pemdes dengan Kejaksaan yang harus mengeluarkan uang sebesar Rp 4 juta per desa.

“Ada tujuh Kepala Desa yang sudah kami panggil untuk dimintai keterangnya, ketujuh nama Desanya lupa lagi,” kata Wawan. (Ali)

Loading Komentar....
loading...