fajarnews

Dishub Kota Cirebon Adakan Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 16 Mei 2017 | 11:45 WIB

Andriyana
Puluhan peserta Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan Tingkat Kota Cirebon berfoto bersama para narasumber di sela kegiatan pembukaan bintek di kantor Dishub Kota Cirebon, Senin (15/5).*

Fajarnews.com, CIREBON- Dinas Perhubungan Kota Cirebon mengadakan kegiatan bimbingan teknik (Bintek) dan Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) Tingkat Kota Cirebon Tahun 2017.

Kegiatan ini diikuti 70 peserta antara lain dari pengemudi atau awak angkutan kota (Angkot), angkutan Taxi, angkutan barang dan angkutan umum lainnya yang ada di Kota Cirebon.

Tujuan diselenggarakanya kegiatan ini antara lain untuk mewujudkan pelayanan jasa angkutan darat umum yang baik, bermutu, disiplin dan bertanggungjawab.

Juga mendorong para pengemudi atau awak angkutan umum memilii wawasan yang luas, dan menumbuhkembangkan citra yang baik bagi terbangunnya pengemudi atau awak kendaraan umum yang memberi suri teladan kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai Senin hingga Rabu (15-17/5) itu dibuka resmi Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ujianto, mewakili Kadishub Kota Cirebon, Atang Dahlan yang berhalangan hadir. Kegiatan Bintek itu menghadirkan narasumber dari Organda, Kepolisian, Jasa Raharja, LPK Eka Jaya Berindo, dan dari Dishub Kota Cirebon.

Ujianto saat membacakan sambutan Kadishub mengatakan, seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi, kebutuhan akan peningkatan kualitas pelayanan, keamanan, serta keselamatan lalu lintas juga semakin dirasakan.

“Beberapa peristiwa kecelakaan lalu lintas di jalan raya dapat setiap saat terjadi, kendati telah memenuhi standar dan prosedur keselamatan yang berlaku, namun kesalahan sekecil apapun dapat menimbulkan ancaman bagi keselamatan transportasi,” ujarnya.

Kecelakaan lalu lintas, lanjutnya, jarang sekali disebabkan oleh faktor tunggal, tetapi temuan di beberapa negara menyebutkan bahwa faktor manusia merupakan penyebab utamanya. Di negara Amerika dan Inggris misalnya, menunjukan angka 65 sampai dengan 77 persen kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia atau human error.

“Di Indonesia menurut data dari Kementerian Perhubungan angkanya adalah 84,6 persen setiap kecelakaan disebabkan oleh faktor pengemudi atau awak kendaraan. Karena itu budaya dan mental pengemudi kendaraan yang bersifat pengendara agresif (aggressive driving) harus segera diperbaiki dengan membudayakan penguasaan teknik dan mental pengemudi, sehingga korban kecelakaan lalu lintas dapat berkurang atau bahkan ditiadakan,” ungkapnya.

Ujianto kepada FC usai kegiatan itu mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Dishub Kota Cirebon. Para peserta yang mengikuti Bintek ini akan dipilih satu orang untuk djadikan sebagai duta Awak Kendaraan Umum Teladan yang akan mewakili Kota Cirebon untuk mengikuti pemilihan di tingkat propinsi sampai tingkat nasional. (Andriyana)

Loading Komentar....
loading...