fajarnews

Warga Kesenden Tutup Paksa Rumah Pemotongan Ayam

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 16 Mei 2017 | 07:15 WIB

Agus Didi
Warga Kesenden Kota Cirebon menutup paksa rumah pemotongan ayam di RT 4 RW 1 kelurahan setempat.*

Fajarnews.com, CIREBON– Ratusan warga Kampung Baru Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon bersama dengan Forum Diskusi Mahasiswa 45 (Fordisma) kembali melakukan demo di depan gedung DPRD Kota Cirebonmenuntut agar rumah tempat pemotongan ayam (RPA) di RT 4 RW 1 Kesendensegera ditutup.

Menurut kordinator aksi demo, Ratam, demo berlangsung sejak pukul 10.00 WIB yang diawali Fordisma di depan kampus Untag, dilanjut menuju Kampung Baru Kesenden dan bersama dengan warga berdemo didepan gedung DPRD Kota Cirebon.

“Memang aksi sudah dipersiapkan. Warga sudah berkomitmen bersama agar aksi berjalan damai, tidak ada bentrokan sedikitpun,” sebut Ratam. Ia menambhakan, untuk menghadang adanya penyusup yang akan memprovokasi dan memicu keributan, kami memasang tanda pita merah putih yang dipasang di dada bagian kiri,” katanya saat ditemui fajarnews.com, Senin (15/5).

Aksi demo tersebut, menurut Ratam, dipicu dari ketidakseriusan Pemkot untuk menangani RPA yang sudah lama mengganggu lingkungan dan bukti ketidaksesuaiandengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Kampung Baru Kesenden yang merupakan daerah untuk tempat perikanan.

“Perijinanpun tidak ada walaupun ada juga tidak disertai dengan ijin lingkungan. Pada 2013 perijinan tersebut sudah habis, akan tetapi belum diperpanjang,” ungkapnya.

Aksi tersebut, kata Ratam, disambut danmendapat respon baik dari Komisi B.Setelah melalui perdebatan, akhirnya warga berhasil membawa perwakilan DPRD, Kepolisian dan Satpol PP untuk menyaksikan secara langsung penutupan paksa RPA.

Disela-sela penutupan RPA, anggota Komisi B DPRD Kota Cirebon, Jafarudin menyampaikan, pihaknyaakan melangsungkan rapat untuk menyelesaikan permasalah tersebut.

“Besok ada kunjungan untuk melakukan tinjauan lapangan dan kami minta didampingi. Saya mewakili rekan-rekan di DPRD Kota Cirebon menyaksikan bahwa masyarakat Kesenden menginginkan RPA ditutup.Dimohon untuk warga untuk tidak melakukan tindakan anarkis,” tandasnya. (Agus Didi)

Loading Komentar....
loading...