fajarnews

Sembilan Parpol Dapat Kucuran Dana dari Pemkab Majalengka

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 16 Mei 2017 | 10:30 WIB

 

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Pemerintah Kabupaten Majalengka mengucurkan dana sebesar Rp885 juta untuk sembilan partai politik (Parpol) yang ada di Kabupaten Majalengka.

Kesembilan parpol itu yakni PDIP, Golkar, PKB, Gerindra, PPP, PKS, Demokrat, PAN dan NASDEM. Hal tersebut  disampaikan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Majalengka melalui Kasi Hubungan Antar Lembaga H. Asep Van Apes, Senin (15/5).

Menurutnya, setiap tahunnya parpol di Kabupaten Majalengka mendapatkan bantuan keuangan, namun besaran dana yang diberikan berbeda karena dihitung berdasarkan jumlah perolehan suara pada setiap Pemilu. "Kalau sekarang patokannya berdasarkan hasil Pemilu 2014. Satu suara dikalikan Rp1.371," katanya.

Menurut dia, anggaran yang paling besar didapatkan PDIP karena memperoleh suara 244.183 yang dikalikan Rp 1371,3 mendapatkan Rp 334,8 juta. Kemudian disusul Partai Golkar 72.931 suara mendapatkan Rp 100 juta. 

Lalu, PKB 63.043 suara mendapatkan Rp 86,4 juta, Partai Gerindra 51.006 suara, memperoleh Rp 69.9 juta. Selanjutnya PPP mendapatkan 50.965 suara, mendapatkan Rp 69,8 juta, PKS dengan 48.850 suara mendapatkan Rp 66.9 juta.

Partai Demokrat, 44.462 suara, mendapatkan Rp 60.9 juta. PAN dengan 41.431 suara, mendapatkan Rp 56.8 juta, dan Partai Nasdem 29.157 suara mendapatkan Rp 39.9 juta. Jadi totalnya keseluruhannya Rp. 885,8 juta.

"Pemberian dana itu berdasarkan surat keputusan Bupati Majalengka Nomor 479 tahun 2014, tentang penetapan besaran bantuan keuangan kepada partai politik hasil pemilihan umum tahun 2014 di Kabupaten Majalengka, yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 77/2014, yang telah diubah menjadi Permendagri Nomor 6/2017," paparnya.

Bantuan keuangan bagi parpol ini, lanjut dia, dialokasikan untuk menunjang kegiatan pendidikan politik sebesar 60 persen dan operasional parpol sebesar 40 persen. Untuk pencairan dananya,  parpol harus melakukan pengajuan kepada Kesbangpol, lalu diverifikasi dan diserahkan kepada BKAD Majalengka.

"Setiap orang yang memilih salah satu parpol, berarti telah menyumbang dana seribu tiga ratus rupiah untuk satu parpol tersebut. Maka, setiap parpol wajib menyerahkan laporan pertanggung jawaban  dana tersebut, paling lambat sebulan setelah tahun anggaran berakhir," katanya.

Ditemui terpisah, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Majalengka, H Abdul Goni mengungkapkan, tahun ini belum ada parpol yang melakukan pengajuan bantuan dana tersebut.

"Dana itu nanti ditranfer ke rekening partai atau bendaharanya. Kita hanya mengeksekusi anggaran, untuk verifikasi dan syarat menerima bantuan ada di Kesbangpol sebagai leading sektor," ujarnya. (Munadi)

Loading Komentar....
loading...