fajarnews

Pemprov Jabar Antisipasi Darurat Serangan Virus Wannacry

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 16 Mei 2017 | 08:25 WIB

Irgun
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar terus mengantisipasi serangan virus ransomware Wannacry dengan menyebarkan foto cirri-ciri computer yang terserang virus yang tengah menyerang 100 negara itu.*

Fajarnews.com, BANDUNG- Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa mengeluarkan surat edaran antisipasi serangan virus malware ransomware wannacry ke seluruh dinas di lingkungan Pemprov Jabar.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, surat edaran ini seiring dengan himbauan Menkominfo pada seluruh pihak. "Kami sudah mengirim surat edaran, mohon diamankan dan melakukan back up data-data penting," katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (15/5).

Data-data tersebut mencakup yang berada di Setda, dinas hingga balai untuk diamankan penyimpanananya. "Kedua, seluruh dinas diminta mematikan wifi, agar saat dinyalakan virus tidak menyerang penyimpanan data," tuturnya.

Pihaknya juga meminta agar penggunaan aplikasi di komputer memakai yang asli bukan bajakan. Permintaan ini mengingat virus rentan menyerang aplikasi bajakan. "Mohon dicek aplikasi yang dipakai kalau original tidak akan diserang," paparnya.

Himbauan mematikan perangkat dan wifi sendiri dilakukan selama setengah hari pada Senin ini. "Untuk Bapenda pelayanan tetap dilakukan, ada perangkat yang kita siapkan, jadi pelayanan tidak terganggu. Nanti sore hari ada proses entry seperti biasa," tuturnya.

Menurutnya, edaran ini sudah disebar melalui layanan whatsapp sejak semalam. Ditambah pada saat pengajian rutin hal ini kembali disampaikan pada eselon II-IV agar segera menindaklanjuti langkah-langkah tersebut.

"Agar jangan sampai ada masalah. Terakhir penting membuat back up data. Pengamanan, sistem dan arsip. Itu langkah-langkah yang sedang dan tengah dilakukan untuk menangkal serangan virus," kata Iwa.

Serangan siber ransomware Wannacry melanda hampir 100 negara. Bahkan, serangan itu juga terjadi di Indonesia yakni Rumah Sakit Dharmais dan Rumah Sakit Harapan Kita.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Anton Gustoni mengimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi dengan langkah-langkah yang sudah diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Terus terang saja tadi dapat informasi ada 99 negara bahkan hampir 100 negara yang terserang virus ini. Tentunya ini harus disikapi dengan bijaksana oleh kita semua," kata Anton saat memimpin apel pagi di kantor Diskominfo Jabar, Jalan Tamansari Bandung, Senin (15/5).

Menurutnya, kejadian tersebut sebagai indikasi bahwa masih ada sedikit kelemahan dalam menetapkan aplikasi yang terkena virus ransomware Wannacry.

"Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman WannaCry," tuturnya.

Namun, ditegaskan Anton masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi serangan virus menyerang critical resource (sumber daya yang sangat penting) tersebut.

"Salah satunya memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran WannaCry ke komputer lain yang rentan vulnerable," pungkasnya. (Irgun)

Loading Komentar....
loading...