fajarnews

Bantuan Wali Kota 2017 Diupayakan Cair Sebelum Ramadhan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 15 Mei 2017 | 11:45 WIB

Hasan Hidayat
Kepala DSP3A Kota Cirebon, Jamaludin saat menjelaskan penggunaan Bantuan Walikota (Bawal) yang menitikberatkan pada perintisan Kota Layak Anak (KLA) dan Ruang Hijau Terbuka (RTH).*

Fajarnews.com,CIREBON- Penyaluran anggaran Bantuan Walikota (Bawal) 2017 yang setiap tahun diberikan  kepada setiap RW di Kota Cirebon, akan diupayakan cair sebelum Ramadhan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kota Cirebon, Jamaludin beberapa waktu yang lalu.

"Bawal 2017 ini, kami akan upayakan bisa disalurkan sebelum bulan puasa. Kami sudah melakukan sosialisasi untuk penggunaan Bawal 2017 ke lima kecamatan dan 248 RW yang ada, di seluruh Kota Cirebon," ungkap Jamaludin.

Dikatakan Jamaludin, upaya tersebut dilakukan karena ada beberapa hal yang sedikit menghambat proses pencairan Bawal tahun ini. Kata Jamaludi, dari 248 RW, masih ada sejumlah RW yang belum menyerahkan SPJ untuk penggunaan Bawal tahun lalu.

Pasalnya, BKD mensyaratkan agar penyaluran Bawal tidak terganggu dengan SPJ, maka dari itu semua RW harus terlebih dahulu menyelesaikan SPJ bawal tahun lalu.

"Sosialisasi sudah, tetapi Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon mensyaratkan SPJ tahun lalu harus selesai semua, sedangkan masih ada beberapa yang belum selesai, selain itu para RW juga diminta menyerahkan proposal bantuan," ujar Jamaludin.

Untuk nominal Bawal sendiri, lanjut Jamaludin, tahun ini masih berjumlah sama dengan Bawal sebelumnya. Akan tetapi, berdasarkan pengarahan dari Walikota Cirebon, Nasrudin Azis, bahwa untuk dana bantuan walikota tahun ini disyaratkan untuk alokasi beberapa poin penting.

Jika pada tahun sebelumnya Bawal bisa dilalokasikan sesuai dengan program yang ada di RW, maka untuk tahun ini ada dua sisi yang harus diperhatikan pengguna anggaran Bawal, pertama adalah masalah perintisan Kota Layak Anak (KLA), dimana Bawal juga diharapkan bisa mengcover hal itu.

Selanjutnya, harus dialokasikan untuk penghijauan lingkungan, mengingat Ruang Hijau Terbuka (RTH) di Kota Cirebon masih minim, maka walikota mengarahkan setiap RW melaui bawal juga harus bisa berpartisipasi menciptakan lahan hijau.

"Besarnya sama Rp 20 juta, yang biasanya untuk fisik Rp 17 juta, ada pengarahan dari walikota yang sebagian dialokasikan untuk KLA dan penghijauan masing-masing sebesar tiga juta, ditambah ada 1,5 juta untuk modal RW," terang  Jamaludin. (Hasan Hidayat)

Loading Komentar....
loading...