fajarnews

Dede Yusuf: Demokrat Belum Tentukan Nama Cagub

Redaksi : Iwan Surya Permana | Sabtu, 13 Mei 2017 | 08:45 WIB

Winarno
Dede Yusuf memberikan penjelasan kepada wartawan terkait penggodokan calon gubenur (cagub) dari Partai Demokrat di Balai Kota Cirebon, Jumat (12/5).*

Fajarnews.com, CIREBON- Setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta usai, sejumlah partai politik (parpol) tengah berkomunkasi untuk membangun koalisi, sekaligus untuk menentukan nama calon gubernur dan wakilnya pada Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018 mendatang, termasuk Partai Demokrat. 

Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Demokrat, Dede Yusuf mengklaim, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jabar sudah berkomunkasi dengan sejumlah partai politik (parpol) di Jabar untuk membangun koalisi pada Pilkada Jabar mendatang. 

"Saya dengar, DPD Demokrat Jabar sudah membangun dengan Partai Gerinda, PKS, PKB, PPP dan Golkar," kata Dede Yusuf yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar Periode 2008-2013 ini.

Dikataknnya, persiapan Demokrat dalam Pilgub Jabar tentunya membangun koalisi terlebih dahulu. Setelah koalisi terbangun, maka akan diadakan survei di sejumlah tempat untuk mengetahui sejauhmana popularitas, elektabilitas dan integritas dari calon tersebut. 

"Setelah hasil survei diketahui, maka nama itu akan diajukan ke Majelis Tinggi Partai Demokrat, sekaligus memutuskan bagaimana peran dan langkah kita didalam Pilgub Jabar nanti," ucapnya. 

Saat dikonfirmasi terkait nama-nama yang bakal diajukan Partai Demokrat, Dede Yusuf mengaku, dirinya merupakan salahsatu nama yang diusung Demokrat. Pasalnya, ada beberapa nama dari kader Demokrat lainnya seperti Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron, Ketua DPD Demokrat Jabar, Iwan Sulanjana dan beberapa nama lainnya. 

"Poin utama Partai Demokrat dalam melakukan pilihan tentu melihat kadernya sendiri. Setelah itu akan dilihat pula hasil survei dari poin kapasitas, integritas, elektabilitas, popularitas dan sebagainya," jelasnya. 

Terkait dipilihanya sebagai salahsatu kandidat yang diusung Demokrat, maka dirinya yang berada di DPR RI sering bertemu dengan sejumlah tokoh partai politik untuk membahas Pilkada Jabar 2018 mendatang. 

"Prinsip bagi kami adalah membangun sikap bersama terlebih dahulu, mau dengan siapa, dengan siapa nanti akan kita tetapkan," akunya. 

Saat dikonfirmasi terkait tujuan datang ke Kota Cirebon, Dede Yusuf menjelaskan kedatangannya tersebut hanya sebatas silaturahmi bertemu dengan Wali Kota Cirebon, Nasrudin Aziz yang juga sebagai sahabatnya. Sebab, dirinya hanya mampir karena sebetulnya tujuannya ke Indramayu. 

Meski sebagai salahsatu kandidat yang akan diusung Jabar, dirinya mengaku bertemu dengan sejumlah tokoh dan pimpinan parpol di DPR RI tersebut bukan mewakili DPD Partai Demokrat. Pasalnya, dirinya bukan sebagai Ketua DPD Demokrat Jabar. 

"Saya ketemu sebagai pribadi atas nama partai. Semua pimpinan-pimpinan partai di DPR RI," imbuhnya. 

Dede sempat mendengar kabar, tujuan akhir konteslasi politik Jabar ini akan berujung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. "Belum tentu, iya kan dan kita pun jangan mudah menghayal. Jabar aja dlu dan DKI aja dlu jangan dikait-kaitkan donk,"  tuturnya. 

Ia menerangkan, tahapan Pilkada Jabar akan dimulai pada Agustus 2017, kemudian pada Oktober akan dimunculkan nama calon-calonnya. Jadi proses Pilkada Jabar masih panjang, apalagi sekarang semua kandidat sifatnya santai mengingat efek Pilkada DKI Jakarta itu masih panas sampai hari ini. 

"Kita masih mendengar ada orang yang tak puas. Ini tak boleh terjadi, rakyat diadu-adukan dengan pemerintah atau dengan rakyat lagi. Kita berharap pak Jokowi bisa menenangkan keadaan, kalau tidak nanti bergilir ke Jabar," ucapnya.

Dede berharap pada Pilkada Jabar nanti, apa yang terjadi di Jakarta sebuah isu-isu yang diangkat menjadi isu konflik, tidak terulang kembali. "Ada yang mengatakan itu tak mungkin di Jabar, akan tetapi saya melihat saat ini hampir dipelbagai tempat isu itu sudah naik," pungkas Dede. (Winarno)

 

Loading Komentar....
loading...