fajarnews

Masyarakat Gintung Ranjeng Berlomba Tangkap Ikan Lele

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 5 Mei 2017 | 09:25 WIB

Adhe Hamdan
Tanpa mengenal batasan usia dan jenis masyarakat Desa Gintung Ranjeng, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, berebut menangkap ikan lele dalam kegiatan memeriahkan pergingatan Isra Mikraj, Kamis (4/5).*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Suasana riuh tawa bercampur teriakan penyemangat terdengar sangat meriah, saat ratusan masyarakat Desa Gintung Ranjeng, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, terjun ke dalam salah satu saluran irigasi yang ada di desa tersebut, untuk menangkap hidup-hidup 1 kwintal ikan lele yang sengaja diceburkan panitia untuk memeriahkan peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW, Kamis (4/5).

Acara tangkap lele di saluran irigasi itu, memupakan kerja sama antara panitia peringatan Isra Mikraj Desa Gintung Ranjeng dengan kelompok Pemuda Moonraker. Kemeriahan semakin terasa karena seluruh komponen warga mulai kuwu, tokoh masyarakat hingga tokoh pemuda, membaur menjadi satu.  

Bagi masyarakat Desa Gintung Ranjeng, peringatan Isra Mikraj merupakan salah satu kegiatan yang mendapat sambutan positif. 

Mereka menghias kendaraan dan membuat replika berbagai hewan untuk diarak keliling kampung, dengan menjadikan halaman Balai Desa Gintung Ranjeng sebagai titik start dan finish.

Kemeriahan semakin mencapai puncak saat panitia menebar 1 kuintal ikan lele ke saluran irigasi yang telah di tentukan. Tanpa mengenal batasan usia, warga pun langsung terjun ke saluran irigasi itu untuk menangkap lele sebanyak-banyaknya.  

Kuwu Desa Gintung Ranjeng, Abidi mengatakan peringatan Isra Mikraj merupakan kegiatan rutin desa setiap tahunnya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kebersamaan semua elemen masyarakat, untuk saling bersilahturahi dan mempererat tali persaudaraan.

“Meski saat ini sedang ramai menjelang Pilkada Kab Cirebon dan sudah banyak calon-calon Bupati Cirebon bermunculan, namun silahturahim masyarakat Gintung Ranjeng masih kompak dalam kebersamaan, seperti  terlaksananya peringatan Isra Mikraj ini,“ kata Abidi kepada fajarnews.com, Kamis (4/5).

Menurutnya kegiatan Isra Mikraj tahun ini cukup meriah karena didukung anak-anak muda. pihaknya bahkan  bekerjasama dengan anak muda yang tergabung dalam Moonraker.

Para anggota Moonraker itu bahkan menyumbang ikan lele sebanyak satu kwintal untuk ditangkap beramai-ramai oleh masyarakat.

“Kelompok anak muda yang biasanya hanya bisa hura-hura namun dengan peringatan Isra Mikraj ini bisa kompak bersatu dalam mensyiarkan Islam. Kita lihat dalam arak-arakan tadi kelompok anak muda itu antusias bergabung dengan masyarakat. Ini menandakan desa kita masyarakatnya sangat kompak dalam kegiatan keislamaan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Acara Isra Mikraj, Dani mengatakan, kegiatan peringatan Isra Mikraj tahun ini sangat berbeda, karena bekerja sama dengan kelompok anak muda Moonraker.

“Kegiatan keislaman di desa kami cukup bagus karena didukung semua elemen masyarakat, sehingga setiap kegiatan hari besar Islam selalu sukses. Apalagi tahun ini kita dibantu kelompok anak muda Moonraker yang  menyumbang ikan lele untuk  acara yang ditunggu masyarakat,” pungkasnya. (Adhe Hamdan)

 

 

Loading Komentar....
loading...