fajarnews

Miliki Gedung Baru, DPMPTSP akan Tingkatkan Pelayanan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 21 April 2017 | 10:45 WIB

Ali Al Faruq
Foto bersama Bupati Kuningan H. Acep Purnama bersama Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerjasama pada Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Dr. Rizari di lobby DPMPTSP.*

Fajarnews.com, KUNINGAN- Bupati Kuningan H. Acep Purnama meresmikan gedung baru Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kuningan di Jalan Mochamad Yamin Desa Kadungarum, Kamis (20/4).

Hadir pula Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerjasama pada Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Dr. Rizari, Kepla Subdit Fasilitas Pelayanan Umum Hani Syopiar Rustam, Sekertaris Daerah Yosep Setiawan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kepala DPMPTSP Perwakilan Provinisi dan Kabupaten/Kota Se-Indonesia, dan  para tamu undangan lainnya.

Sekretaris Daerah H. Yosep Setiawan yang juga sebagai Ketua panitia penyelenggara didampingi Kepala DPMPTSP H. Lili Suherli mengatakan, gedung baru seluas kurang lebih 5.800 m2 dan terdiri dari dua lantai.  

Untuk menunjang pekerjaan, gedung DPMPTSP dilengkapi dengan dukungan sarana prasarana penunjang pelayanan public,  diantaranya teknologi informasi yang dipasang untuk mendukung proses pelayanan. Selain itu terdapat fasilitas ruang kerja kepala dinas, kepala bidang, kasi/kasubag dan staf.

“Kemudian ada ruang front office dan back office, ruang arsip, ruang aula rapat, lalu ruang server dan ruang pendukung lainnya. Sehingga dengan kelengkapan fasilitas ini dapat meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Yosep.

Perencanaan pembangunan diawali oleh penyusunan Detail Engineering Design (DED) pembangunan gedung DPMPTSP diawal tahun 2016. Yang prosesnya pada tahap I menggunakan anggaran APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2016 sekitar Rp 5 miliar.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat atas perhatiannya dengan memberikan bantuan anggaran pembangunan gedung baru ini,” kata Yosep.

Yosep berharap, masyarakat kuningan juga ikut terlibat dalam memberikan kontribusi terbaik bagi percepatan pembangunan, agar kuningan tetap kokoh, berdiri sejajar, bahkan tampil terdepan dari Kabupaten/ Kota lainnya yang ada di Indonesia. Khususnya di Jawa Barat disegala aspek dan dimensi kehidupan sesuai visi Kuningan Mandiri, Agamis. Dan Sejahtera (MAS).

Sementara itu, Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerjasama pada Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Dr. Rizari menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat atas perhatian dan dukungan terhadap penyelenggaran pelayanan publik melalui pembangunan kantor DPMPTSP ini.

“Bantuan pembangunan kantor ini merupakan salah satu bentu pembinaan gubernur kepada kuningan, dan bukti kecintaan terhadap kecintaan masyarakat Kuningan dalam memberi pelayanan perizinan dan non perizinan melalui DPMPTSP,” kata Rizari.

Rizari berpesan, agar melupakan masa lalu yang belum ada satu atap atau satu jalur dengan PKPMPTSP, karena saat ini Kemendagri dengan PKPMPTSP sudah bergandengan tangan. “Kedepan pembinaan langsung dibawah Kementerian Dalam Negeri,” kata Rizari.

Sementara itu, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama menerangkan, peresmian gedung baru DPMPTSP merupakan upaya untuk meningkatkan penyelenggaraan pelayanan publik, khusunya pelayanan perizinan satu pintu di Kabupaten Kuningan dapat mendorong dan memotivasi seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara dalam menyelenggarkan pelayanan perizinan dan nonperizinan.

“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Kuningan menghaturkan terimakasih kepada Gubernur yang telah berkenan mengalokasikan anggaran kepada Kabupaten Kuningan untuk mendirikan kantor baru DPMPTSP. Hal ini menjadi kebanggaan kami, karena memiliki bangunan kantor yang memenuhi standar pelayanan,” kata Acep.

Acep berharap, dengan gedung baru ini yaitu proses pelayanan public di kuningan,khususnya pelayanan perizinan dan non perizinan serta pelayanan penamanam modal dapat lebih ditingkat dan memberikan kepuasan terhadap masyarakat khususnya para pelaku usaha di daerah.

“Indikator pencapaian pelayanan yang prima ini diharapkan dapat mendukung upaya mewujudkan tata pemerintahan dan pengelolaan pemerintahan Negara yang baik,” kata Acep. (Ali)

Loading Komentar....
loading...