fajarnews

BNN Kota Cirebon Tes Urine Komunitas Marjinal

Redaksi : Iwan Surya Permana | Jumat, 21 April 2017 | 14:05 WIB

Hasan Hidayat
Petugas sedang mengecek urine peserta KIE kelompok marjinal. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba.*

Fajarnews.com, CIREBON- Badan Narkotika Nasioanal (BNN) Kota Cirebon memberikan komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) serta tes urine kepada masyarakat komunitas marjinal.

Kegiatan dalam rangka pelaksanaan program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) itu dilaksanakan di salah satu hotel di Jalan Cipto Kota Cirebon, Kamis (20/4).

Kepala BNN Kota Cirebon, Yayat Sosyana mengatakan, program KIE ini salah satunya ditujukan kepada kelompok-kelompok marjinal. Dimana, menurut Yayat, kelompok marjinal itu sangat rentan terhadap peyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Dengan sasaran kelompok marjinal ini, mereka akan lebih memahami tentang dampak buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, baik aspek kesehatan, sosial, ekonomoi dan aspek hukum," kata Yayat seusai memberikan materi.

Selain bertujuan untuk pemahaman, lanjut Yayat, kelompok ini diharapkan dapat menginformasikan kembali KIE ini kepada teman-teman pergaulannya yang tidak mengikuti kegitan ini. Selanjutnya, ia berharap, setelah memahami tentang bahaya narkoba, kelompok marjinal ini siap untuk menjadi relawan anti narkoba.

"Tugas relawan memberikan penjangkauan kepada teman-teman atau lingkungannya, baik itu lingkungan keluarga, maupun pergaulannya yang sudah terlanjur menyalahgunakan narkoba untuk melakukan wajib lapor, dalam upaya merehabilitasi para kerabatnya tersebut, " ungkapnya.

Ditambahkan Yayat, penyebaran permasalahan penyalahgunaan narkoba kini semakin tidak mengenal strata pendidikan, strata sosial, tempat maupun komunitas, mengakibatkan kematian jutaan jiwa, menghancurkan kehidupan keluarga dan mengancam keamanan, stabilitas dan ketahanan Nasional.

"Untuk itu BNN mengajak semua masyarakat ikut bersama-sama memberantas narkoba, karena narkoba akan dapat merusak masa depan bangsa di masa yang akan datang bila mana tidak ditanggulangi dari sekarang," tambahnya.

Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta terdiri dari anak jalanan, pekerja seks komersial, dan waria. Dari jumlah tersebut 18 orang diantaranya mengikuti tes urin yang dilaksanakan seusai penjelasan materi, dan dari tes urin tersebut 18 orang itu seluruhnya negatif dari narkoba. 

Salah seorang peserta, Princess (nama samaran) seorang waria mengatakan, dirinya cukup antusias mengikuti kegiatan yang digelar oleh BNN itu.

Menurutnya, dengan KIE dirinya menjadi tahu jenis obat-obatan dari yang boleh dikonsumsi tanpa resep dokter dan obat-obatan yang dilarang apabila tanpa resep dokter, termasuk jenis-jenis narkotika dan bahayanya mengkonsumsi narkoba.

"Ya Mas, acaranya bagus sekali, nanti saya informasikan ke teman-teman apa yang saya dapat dari kegiatan ini," ungkapnya. (Hasan Hidayat)

Loading Komentar....
loading...