fajarnews

Ditemukan Alat Penghisap Sabu dari Rumah di Perum Alam Asri Kuningan

Redaksi : Iwan Surya Permana | Kamis, 20 April 2017 | 20:38 WIB

Sopandi
Kasat Narkoba Polres Kuningan AKP Dedih Dipraja menggeledah kamar salah satu rumah di Perum Alam Asri yang diduga menjadi tempat penjualan narkoba.*

Fajarnews.com, KUNINGAN- Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan melakukan penggeledahan terhadap rumah milik ES (50) di Jalan Sonokeling Nomor C-24 Perum Alam Asri Kuningan. Hal itu dilakukan, karena diduga sering dijadikan lokasi transaksi jual beli dan mengonsumsi narkoba.

Bukan ES yang dilaporkan melakukan tindakan itu, melainkan anaknya yang berinisial E. Menurut Kasat Narkoba AKP Dedih Dipraja, penggeledahan itu dilakukan setelah dirinya menerima informasi dari warga, bahwa rumah itu sering dipakai transaksi sabu dan sejenisnya.

“Setelah menerima laporan kami langung cek lokasi. Informasi yang kami terima rupanya benar adanya. Kami temukan sejumlah alat pengisap sabu, bungkus plastik, dan alat-alat lainnya. Hanya saja rumah ini sudah terlihat sudah lama ditinggal pergi penghuninya,” kata Dedih di TKP, Kamis (20/4).

Selain menjadi pemakai sabu, kata Dedih, pelaku juga diduga kuat melakukan transaksi atau pengedar. Hal itu dimungkinkan terjadi melihat alat bukti berupa bungkus sabu, alat penghisap, dan perangkat lainnya yang didapat dari dalam kamar, sangat mendukung aktivitas tersebut.

“Sayangnya kami tidak bisa menemukan pelaku. Kata para tetangganya, dia (pelaku,red) sudah lama pergi ke luar kota menyusul orang tuanya,” kata Dedih.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, Dedih menerangkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hal itu akan dilakukannya guna mengusut tuntas para pelaku atau jaringan yang terlibat sebagai pengguna dan pengedar narkoba di wilayah Kuningan.

Rumah yang disebut-sebut milik ES itu diamini oleh Tatang (40) selaku petugas di Perum Alam Asri. Dia membenarkan ES. identitas pemilik rumah sekaligus E, anaknya yang diduga kuat sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba. Hanya saja, baik pemilik rumah maupun anaknya, dalam waktu yang cukup lama tidak terlihat mendiami rumah itu.

“Saya tidak tahu kalau rumah ini dijadikan tempat pesta dan jual beli sabu. Yang saya tahu rumah ini sudah lam kosong. Pemilik dan anaknya, sudah lama tidak terlihat ke sini,” kata Tatang.

Pantauan fajarnews.com, setelah menggeledah rumah, mengambil alat bukti, dan mengumpulkan informasi dari para tetangga pelaku, Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres yang dipimpin AKP Dedih Dipraja itu kembali ke Mako Polres Kuningan untuk mengamankan alat bukti. (Sopandi)

Loading Komentar....
loading...